SAMPIT – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur menyoroti Badan Narkotika Nasional (BNN) Kotim yang telah melakukan rekrutmen petugas yang nantinya membantu kinerja saat terbentuknya BNNK Kotim. Diharapkan BNNK ini nantinya bekerja optimal memberantas peredaran narkoba di Kotim.
“Meski anggaran yang digunakan dalam perekrutan pegawai kontrak ini tidak menggunakan anggaran dari pemerintah daerah melainkan dari hibah BNNK, namun diharapkan agar dalam pelaksanaannya nanti tetap bersungguh-sungguh mengingat sudah tentu anggaran yang dikeluarkan tidak sedikit,”kata Anggota Komisi I DPRD Kotim, M Abadi, Senin, 27 Mei 2024.
Disamping itu, dirinya juga mengapresiasi langkah cepat dari pemerintah daerah khususnya wakil bupati Kotim Irawati yang menjabat sebagai Kepala BNNK Kotim.
“Karena dengan adanya rekrutmen pegawai ini menggambarkan bentuk keseriusan pemerintah untuk mewujudkan BNNK di Kotim. Sarana dan prasarana yang sudah disiapkan semua tentu haruslah memiliki pegawai untuk mengelolanya. Dan kita harapkan pegawai yang sudah direkrut adalah mereka yang ber kompeten di bidangnya,”tegasnya.
Sementara itu, Kepala BNNK Kotim Irawati mengatakan, ada sebanyak 5 orang yang direkrut menjadi petugas di BNNK Kotim. Status mereka yang diangkat saat ini adalah tenaga kontrak. Dua orang untuk menangani administrasi, dua orang lainnya sebagai tenaga kebersihan dan satu orang sebagai pramusaji.
“Anggaran untuk rekrutmen itu dari hibah BNNK. Jadi kalau BNNK terbentuk di Kotim mereka itu yang akan dimasukkan dulu sebagai stafnya. Jadi ini upaya kita mempersiapkan SDM untuk membantu kinerja BNNK,” terang Irawati.
Lima orang tenaga kontrak yang direkrut tersebut harus mengikuti tes psikotes dan tes urine. Mereka harus bebas dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu mereka juga dituntut dapat menaati peraturan yang diberlakukan oleh BNN.
“Kinerja BNNK terutama saat melakukan penangkapan itu harus silent, karena kalau sampai bocor gagal penangkapannya, maka mereka juga dituntut untuk dapat menjaga sikap dan rahasia,” tegas Irawati.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post