PANGKALAN BUN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan dan membangun karakter generasi muda. Hal ini ditegaskan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat meninjau sarana dan prasarana pendidikan di SMK Negeri 1 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis 5 Juni 2025.
Kunjungan ini dirangkai dengan sejumlah kegiatan, seperti Pasar Murah, Bazar UMKM, dan Penyerahan Simbolis Sapi Bantuan Presiden serta Hewan Kurban. Gubernur juga menyerahkan Piagam Penghargaan kepada peternak sapi potong, Rusli dan Sawehri, atas dukungan mereka terhadap program Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden Prabowo Subianto di Kalteng.
Dalam arahannya di hadapan sekitar 800 siswa dari berbagai sekolah di Kotawaringin Barat, Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga perilaku dan menjauhi hal-hal negatif.
“Nggak boleh Narkoba, Judol, pergaulan bebas, merokok, minum minuman keras. Harus rajin belajar, mencintai orang tua, hidup ini perlu proses,” pesan Gubernur dengan penuh semangat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan kebersamaan dalam keberagaman yang ada di Kalteng
Selain itu, Gubernur secara simbolis menyerahkan ijazah kepada lima perwakilan lulusan sebagai bagian dari program pembebasan ijazah tertahan. Sebanyak 2.372 ijazah lulusan SMA, SMK, dan Sekolah Khusus dari tahun 2018–2023 yang sebelumnya tertahan, kini resmi diserahkan kepada pemiliknya.
“Ijazah adalah kunci membuka kesuksesan anak didik. Tidak boleh lagi ada ijazah yang ditahan, apapun alasannya,” tegas Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Reza Prabowo.
Pemprov Kalteng juga akan menggelontorkan dana sebesar Rp 51 miliar untuk mendukung pendidikan, termasuk pengadaan papan tulis interaktif digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt. Sekda) Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, turut menyampaikan bahwa Gubernur Agustiar Sabran tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga aktif dalam pembangunan sektor lain, seperti kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi. Salah satunya adalah inspeksi mendadak (sidak) dan razia kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) pada Rabu (4/6/2025) malam untuk menjaga kondisi jalan agar tetap baik.
Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur kepada daerah.
“Semoga Bapak Gubernur selalu diberi kesehatan untuk terus membawa terobosan besar demi kemajuan Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi dan kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi muda serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post