PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar acara Press Release Program 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2025–2030 di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, pada Senin 2 Juni 2025. Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa delapan program prioritas yang telah ditetapkan sejak awal masa jabatan berhasil diselesaikan dengan baik dalam kurun waktu 100 hari pertama.
Keberhasilan ini disebutnya sebagai hasil dari kerja keras dan sinergi semua pihak. “Delapan Program Prioritas 100 Hari Kerja saya selaku Gubernur bersama Bapak Wakil Gubernur H. Edy Pratowo sudah dapat diselesaikan atau dicapai dengan baik. Capaian ini adalah buah dari kerja sama dan kerja keras kita bersama,” ujar Agustiar.
Gubernur juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun Kalimantan Tengah secara merata dan berkeadilan, termasuk menjangkau masyarakat di wilayah pedalaman. ‘Kami ingin seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, termasuk warga di pedalaman, dapat merasakan manfaat dari program-program pembangunan ini,” tambahnya.
Wakil Gubernur H. Edy Pratowo menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan pondasi awal dalam merealisasikan visi Kalteng Berkah 2025–2030. “Sejak awal menjabat, Bapak Gubernur menekankan pentingnya pencapaian target nyata dalam tiga bulan pertama. Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, termasuk dalam penguatan desa melalui anggaran pembangunan, sangat krusial,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur Agustiar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong dan membangun Kalimantan Tengah menuju kemajuan dan kesejahteraan bersama.plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, memaparkan secara rinci hasil pelaksanaan program 100 hari yang telah dilakukan oleh Pemprov Kalteng.
Dia menekankan bahwa seluruh program daerah telah diselaraskan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk integrasi antara program nasional dan daerah. “Dari tiga target utama dalam Asta Cita, Pemprov Kalteng telah merealisasikan lima program nasional dalam 100 hari, yaitu: Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, Cetak Sawah/Lumbung Pangan Nasional, dan Pencegahan Stunting,” jelas Leonard.
Total capaian program mencapai 116,17 persen, menunjukkan efektivitas pelaksanaan dan kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan serta dukungan masyarakat Kalimantan Tengah. Adapun capaian program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah meliputi berbagai sektor strategis. Pemerintah Provinsi berhasil menyelaraskan program daerah dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah integratif antara kebijakan nasional dan daerah.
Selain itu, dilakukan sinkronisasi dan efisiensi anggaran pembangunan daerah guna meningkatkan efektivitas belanja publik. Di bidang tata kelola pemerintahan, telah dilaksanakan penataan struktur organisasi perangkat daerah melalui pelantikan 13 pejabat tinggi pratama. Pemprov juga menyusun dan merencanakan implementasi Kartu Huma Betang yang akan diterapkan pada sektor pendidikan, kesehatan, perikanan, dan pasar murah.
Di bidang infrastruktur, dilakukan penanganan dan peningkatan ruas jalan Palangka Raya–Kuala Kurun sepanjang 152 kilometer. Untuk pemerataan akses layanan dasar, Pemprov berhasil meningkatkan akses listrik desa dan jaringan internet di wilayah pedalaman yang mencakup 50 desa/kelurahan. Dalam hal penguatan SDM aparatur, pemerintah juga telah mengangkat dan menyerahkan SK kepada 2.175 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Sementara itu, untuk penanggulangan bencana, telah dilakukan penguatan sistem deteksi dini terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir, dengan total 52 kejadian karhutla dan 32 kejadian banjir yang berhasil ditangani. Sebanyak 77 pos lapangan juga telah diaktifkan sebagai bagian dari upaya pengendalian bencana secara cepat dan terkoordinasi.
Dengan pencapaian ini, Pemprov Kalteng menunjukkan komitmen kuat untuk menjalankan pemerintahan yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada hasil, demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat di Bumi Tambun Bungai. Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Istri Wakil Gubernur Nunu Andriani Edy Pratowo, Plt. Sekda Leonard S. Ampung, Seluruh Ketua Komisi DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala OPD Terkait, serta Perwakilan Mahasiswa.
(nra/matakalteng)





















Discussion about this post