PALANGKA RAYA – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan petani, yang menurutnya sangat berpengaruh pada ketahanan pangan dan kemajuan pendidikan di daerah tersebut.
Reza menegaskan bahwa ketahanan pangan yang kuat merupakan fondasi utama bagi kemajuan pendidikan. Ia menjelaskan bahwa anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya akan lebih siap menerima pembelajaran. Oleh karena itu, sinergi antara sektor pertanian dan pendidikan sangat penting untuk mendukung perkembangan generasi muda Kalteng.
“Semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor adalah modal penting dalam membangun generasi masa depan yang unggul. Generasi muda Kalimantan Tengah adalah aset berharga yang harus menjadi tuan di daerahnya sendiri,” ujar Reza, Selasa 8 April 2025.
Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai nasionalisme, toleransi, kasih sayang, dan kearifan lokal seperti belom bahadat dan semangat huma betang kepada anak-anak sejak dini.
Lebih lanjut, Reza menyampaikan bahwa ekosistem pendidikan yang setara, efektif, dan efisien perlu dibangun untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan siap bersaing di era globalisasi, namun tetap berpijak pada budaya lokal.
“Kita ingin anak-anak Kalteng tumbuh dalam semangat Indonesia Raya, merangkul semua, dan membangun daerahnya sendiri dengan cinta, ilmu, dan karakter,” tambahnya.
Menurut data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Kerangka Sampel Area (KSA), produksi padi di Kalimantan Tengah pada April 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 37.745 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau setara dengan 22.420 ton beras. Produksi padi ini akan tersebar di sejumlah kabupaten, termasuk Kapuas, Seruyan, Pulang Pisau, Barito Utara, dan lainnya, yang tentunya akan mendukung ketahanan pangan daerah.
Dengan kolaborasi yang baik antara sektor pertanian dan pendidikan, Reza berharap Kalteng dapat terus berkembang menjadi provinsi yang tidak hanya unggul dalam sektor pertanian, tetapi juga dalam mencetak generasi penerus yang cerdas dan berkarakter.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post