PALANGKA RAYA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Aisyah Thisia Agustiar Sabran, berkolaborasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kalteng menggelar Bakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53 Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di Pemrosesan Akhir KM 14 Kota Palangka Raya, Jumat 28 Maret 2025.
Dalam sambutannya, Aisyah menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng saat ini tengah fokus pada program-program prioritas yang sejalan dengan Asta Cita Visi Misi Presiden dan Wakil Presiden, serta visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, yaitu “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”. Aisyah menegaskan peran penting TP-PKK sebagai mitra pemerintah dalam mendukung keberhasilan program-program tersebut.
“Tantangan zaman dalam bidang kesehatan dan perekonomian semakin kompleks dan memerlukan penanganan yang serius. Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut, Aisyah menyatakan bahwa bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian bersama yang didorong oleh semangat gotong royong.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi teladan dalam menggerakkan masyarakat untuk mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Dalam kegiatan tersebut, TP-PKK Kalteng menyerahkan 140 paket bantuan sembako yang terdiri dari beras 5 kg, gula 1 kg, dan minyak goreng 2 liter. Selain itu, leaflets yang berisi informasi mengenai sekolah dan kuliah gratis juga dibagikan kepada masyarakat.
Aisyah berharap dengan adanya program sekolah gratis, anak-anak serta generasi muda di Palangka Raya dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan pendidikan sebagai bekal masa depan mereka. “Harapannya adalah masyarakat, terutama di lokasi Tempat Pemrosesan Akhir Km. 14 Kota Palangka Raya dan sekitarnya, akan terus mendapatkan perhatian demi terwujudnya masyarakat Kalimantan Tengah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Aisyah.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post