PALANGKA RAYA – Menteri Kehutanan (Menhut) Republik Indonesia (RI) Raja Juli Antoni tiba di Palangka Raya pada Rabu 19 Maret 1025, disambut oleh Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekeubang) Yuas Elko, serta Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Sri Widanarni di Terminal Kedatangan Umum Bandara Tjilik Riwut.
Kedatangan Menhut disambut dengan prosesi adat Dayak Pengalungan Lilis Lamiang, sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu penting tersebut. Selain itu, turut serta dalam penyambutan ini adalah Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Agustan Saining, jajaran Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng, serta pihak Taman Nasional (TN) Sebangau.
Dalam rombongan Menhut, hadir pula Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Penasehat Utama Menhut, serta Petinggi dari Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).
Menhut dan rombongan tiba di Palangka Raya dengan Pesawat Garuda Indonesia GA 554 dari Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten. Setibanya di Palangka Raya, mereka melanjutkan perjalanan menuju Desa Pilang sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Dalat dengan menggunakan speedboat.
Di Pulau Dalat, Menhut dijadwalkan akan meninjau berbagai fasilitas infrastruktur yang ada, termasuk Rumah Informasi Orangutan, Aula Presentasi, Gudang Pakan, dan Klinik Orangutan. Selain itu, Menhut juga akan menyaksikan penandatanganan dokumen perjanjian kerja sama antara TN Sebangau dengan BOSF, RKT BKSDA Kalteng dengan BOSF, serta RKT TN BBBR dengan BOSF.
Pada hari pertama kunjungan kerjanya di Kalimantan Tengah, Menhut juga dijadwalkan menggelar diskusi singkat dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kalteng.
Pada hari kedua kunjungannya, Menhut akan bertandang ke Nyaru Menteng untuk meresmikan dan meninjau fasilitas Nyaru Menteng Baru. Di sana, Menhut juga akan mengantar orangutan berangkat ke Sekolah Hutan dan melaksanakan penanaman pohon, sebagai bagian dari upaya konservasi lingkungan dan perlindungan satwa di kawasan tersebut.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post