PALANGKA RAYA – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VII KORPRI Tingkat Nasional yang berlangsung sejak 3 hingga 10 November 2024 di Palangka Raya, resmi ditutup pada Sabtu (9/11) malam. Acara penutupan yang dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah ini ditandai dengan pemukulan gendang oleh Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Zudan Arif Fakrulloh bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, M. Katma F. Dirun.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili oleh M. Katma F. Dirun menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pengurus KORPRI Nasional dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MTQ VII.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan koordinasi dari seluruh panitia, sehingga MTQ VII ini berlangsung dengan sukses dan lancar. Kami berharap acara ini membawa keberkahan serta memperkuat nilai ASN BerAKHLAK dalam melayani masyarakat,” kata M. Katma.
Selain itu, Gubernur juga memberikan ucapan selamat kepada kafilah-kafilah yang berhasil meraih prestasi dalam ajang ini. “Bagi yang berhasil meraih juara, selamat atas pencapaian ini. Pertahankan dan tingkatkan terus prestasi yang telah diraih. Bagi yang belum berkesempatan meraih juara, jangan berkecil hati. Semangat untuk terus berlatih dan belajar adalah kunci sukses di masa depan,” tambahnya.
Ketua Umum KORPRI, Zudan Arif Fakrulloh, dalam pidato penutupan, mengungkapkan kebanggaannya terhadap penyelenggaraan MTQ KORPRI kali ini yang mencatatkan jumlah peserta terbesar sepanjang sejarah, yakni 89 kafilah dari seluruh Indonesia. Zudan juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungannya yang luar biasa terhadap acara ini.
“Dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalteng membuat MTQ KORPRI kali ini menjadi yang paling meriah dan berkesan dibandingkan dengan enam penyelenggaraan sebelumnya,” ujarnya.
Zudan juga mengumumkan bahwa Sulawesi Selatan akan menjadi tuan rumah MTQ KORPRI pada tahun 2026, diikuti oleh Maluku Utara pada tahun 2028. Ia juga menyampaikan rencana untuk menambah beberapa cabang lomba baru, seperti Hadist, Haflah, Lagu Islami, dan Puisi Islami, untuk lebih memperkaya ajang keagamaan ini di masa depan.
Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Provinsi Sumatera Barat keluar sebagai juara umum dengan total nilai 106, diikuti oleh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan 79 poin, dan Kalimantan Tengah sebagai tuan rumah di posisi ketiga dengan nilai 73. Para juara terbaik menerima hadiah uang tunai dengan total hadiah utama mencapai 20 juta rupiah. Selain itu, delapan peserta dari berbagai kategori juga mendapatkan hadiah umrah sebagai penghargaan atas prestasi mereka.
Acara penutupan MTQ VII KORPRI ini semakin meriah dengan penampilan hiburan dari Wali Band yang menghibur masyarakat Palangka Raya. Turut hadir dalam penutupan tersebut, jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Pejabat Gubernur se-Indonesia, Ketua KORPRI se-Indonesia, serta sejumlah tokoh agama.
Dengan berakhirnya MTQ VII KORPRI ini, diharapkan ajang ini dapat terus memperkuat semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Al-Quran di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia.
(Vi/matakalteng)






















Discussion about this post