PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda atau Gen Z. Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, memberikan perhatian serius untuk menciptakan generasi Isen Mulang yang kreatif, inovatif, tangguh, dan berdaya saing.
Dalam Jambore Pendidikan dan Jambore Pemuda yang diadakan di GOR Serbaguna Indoor, Gubernur Sugianto menyampaikan motivasi kepada ribuan pelajar dan mahasiswa. “Pembangunan Sumber Daya Manusia itu penting, saya fokus pada pembangunan SDM,” tegasnya, baru-baru ini.
Sebagai bagian dari upaya ini, pemerintah menyediakan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa. Gubernur mengajak para guru di Kalteng untuk aktif mensosialisasikan program-program pemerintah terkait beasiswa berkah dan sekolah gratis.
“Guru-guru bisa menjadi motor sosialisasi, edukasi kepada orangtua murid untuk memastikan anak-anaknya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Wajib kuliah bagi pemuda-pemuda Isen Mulang,” tambahnya.
Gubernur Sugianto juga menjamin bahwa pada tahun 2025, nominal bantuan untuk program tabungan berkah atau beasiswa akan meningkat dari Rp 7,5 juta menjadi Rp 10 juta, dengan rencana kenaikan setiap tahun.
“Saya selaku Gubernur akan terus meningkatkan dukungan ini,” ujarnya.
Dalam upaya pengembangan sektor pendidikan, Pemprov Kalteng memberikan bantuan sosial kepada 97.628 siswa SMK/SMA/SLB, serta 10 ribu mahasiswa tidak mampu yang menerima bantuan kuliah gratis. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan sarana dan prasarana sekolah terpencil, termasuk penyediaan listrik dan jaringan internet.
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap dapat menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan di masa depan, serta berkontribusi pada kemajuan daerah.
(Vi/matakalteng)






















Discussion about this post