PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Edy Pratowo, baru-baru ini membagikan hasil kunjungannya ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam kunjungan tersebut, Edy Pratowo memenuhi undangan Presiden Joko Widodo untuk menghadiri rapat bersama para Gubernur dan Wakil Gubernur se-Indonesia di ruang rapat Kabinet Istana Negara IKN.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan. Edy Pratowo mengungkapkan bahwa sebagai daerah penyangga IKN, Kalteng memiliki peluang besar untuk memberikan kontribusi signifikan dalam hal ini. “Presiden mengingatkan ke depan pentingnya menciptakan SDM yang lebih baik. Kalteng sebagai daerah penyangga IKN, berpeluang besar berkontribusi,” ujarnya, Jumat 16 Juni 2024.
Sebelumnya, Edy Pratowo juga menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah. Rakorda yang mengusung tema “Sinergi Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Mewujudkan Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi Menuju Kalimantan Tengah Semakin BERKAH dan Indonesia Maju” tersebut diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mencapai sasaran program kerja nasional.
Edy Pratowo menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Rakorda ini. Ia menekankan pentingnya koordinasi, sinkronisasi, dan sinergitas dalam pelaksanaan program P3APPKB. “Diharapkan kegiatan ini dapat membangun komitmen kita bersama untuk mencapai sasaran program kerja nasional sekaligus mensinergikan program P3APPKB hingga tingkat Kabupaten/Kota se-Kalteng,” ungkapnya.
Wagub menambahkan bahwa implementasi 5 Arahan Presiden mengenai P3APPKB, termasuk peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peran ibu dalam pendidikan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pengurangan pekerja anak, serta pencegahan perkawinan anak, sangat penting untuk dilakukan. Selain itu, implementasi arahan Presiden mengenai stunting dan ketahanan keluarga juga menjadi fokus utama. “Rakor ini diharapkan menjadi forum strategis untuk menyamakan visi, misi, dan persepsi dalam upaya meningkatkan kualitas perencanaan, terutama konsep ketahanan keluarga,” pungkas Wagub Edy Pratowo.
(vi/matakalteng)




















