PALANGKA RAYA – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan perayaan Hari Ulang Tahun PWRI ke 62. Acara ini diadakan di Aula Jayang Tingang Lantai I dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting serta anggota PWRI, Jumat 9 Agustus 2024.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PWRI dan Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya. MoU ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan anggota PWRI melalui pengembangan Posyandu Lansia.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Nuryakin, yang membacakan sambutan Gubernur, menekankan pentingnya semangat pengabdian anggota PWRI meskipun telah memasuki masa pensiun. Dia menegaskan bahwa masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian kepada bangsa, melainkan wujud keberhasilan dari tugas-tugas yang telah dilaksanakan.
“Masa purna tugas atau pensiun bukan berarti selesai pengabdian kita kepada bangsa Indonesia. Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat selama ini tidak akan berakhir dari sebuah pengabdian melainkan wujud keberhasilan selama melaksanakan tugas dan amanat sebagai aparatur sipil Negara,” kata Nuryakin. Dia juga mengajak PWRI untuk mendukung program-program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah guna mempercepat akselerasi pembangunan dan mewujudkan visi Kalteng Makin BERKAH.
“PWRI diharapkan dapat terus berperan sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah, memanfaatkan pengalaman dan keahlian anggotanya untuk mendorong kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara,” lanjut Nuryakin. Selain itu, PWRI juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pembinaan tiga generasi-anak usia dini, remaja, dan lansia-serta mendukung keberhasilan pembangunan di Kalimantan Tengah.
PWRI, yang didirikan pada 24 Juli 1961 di Yogyakarta, adalah organisasi kemasyarakatan nasional yang anggotanya terdiri dari pensiunan sipil. Organisasi ini berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan hidup anggotanya serta keluarga mereka, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, serta mempromosikan hak asasi manusia secara mandiri, demokratis, dan nirlaba.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post