PALANGKA RAYA – Dalam acara Capacity Building dan Sosialisasi Penyusunan Pelaporan Kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) 2023, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kalteng, Sri Widanarni, mengatakan relevansi dari acara ini sangat penting mengingat inflasi di Kalimantan Tengah pada bulan Desember 2023 tercatat sebesar 2,57% (YoY) dan pada bulan Januari 2024 terjadi kenaikan sebesar 3,40% (YoY).
Sri Widanarni menjelaskan bahwa pada bulan Januari tahun 2024, terdapat penambahan kota inflasi atau Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kalimantan Tengah menjadi Palangka Raya, Sampit, Kapuas, dan Sukamara. Inflasi gabungan kota IHK di Kalimantan Tengah tercatat sebesar 0,20% (mtm).
“Selain itu seiring dengan rencana perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke daerah Kalimantan, Kalteng diharapkan dapat memiliki peran lebih sebagai penyuplai pangan yang handal untuk mendukung ketahanan pangan nasional di masa depan,” ujar Sri.
Namun, Sri Widanarni juga menjelaskan bahwa masalah dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya untuk tanaman pangan dan hortikultura di Kalteng, perlu menjadi perhatian bersama yang tidak hanya di level Provinsi tetapi juga secara Nasional. Karena itulah, pengembangan hilirisasi pangan di Provinsi Kalteng juga perlu ditingkatkan untuk meningkatkan nilai tambah dari komoditas unggulan yang dihasilkan seperti beras dan cabai.
Sri Widanarni juga menekankan pentingnya kualitas pengendalian inflasi maupun pelaporan kinerja bagi TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sesuai dengan amanat Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2017, TPID perlu melaporkan pelaksanaan tugasnya secara triwulanan dengan format yang diatur dalam Peraturan Menko Perekonomian Nomor 10 Tahun 2017.
“TPID dengan kinerja yang baik akan diberikan apresiasi pada TPID Awards,” katanya.
Ia berharap agar dengan adanya kegiatan Capacity Building dan Sosialisasi Penyusunan Pelaporan Kinerja ini, dapat meningkatkan kompetensi anggota TPID serta meningkatkan komitmen dan semangat anggota TPID se-Kalteng untuk terus berupaya menjalankan program pengendalian inflasi, dengan menerapkan program pengendalian inflasi di daerah lain yang relevan dan efektif dalam mengatasi permasalahan inflasi.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post