PALANGKA RAYA – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terpencil, terutama bagi guru yang bertugas di wilayah 3T, menjadi perhatian serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng). Hal ini didukung oleh program Peningkatan Tunjangan Guru Wilayah Terpencil yang diluncurkan oleh Pemprov Kalteng melalui Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh di daerah terpencil.
Menurut Plt. Kadisdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, program ini diinisiasi sebagai salah satu prioritas penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Kalteng. “Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, juga konsisten dalam memperhatikan peningkatan tunjangan guru wilayah terpencil, sehingga dapat meringankan beban para guru dalam memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak di daerah terpencil,” ujarnya, Minggu 4 Februari 2024.
Kalteng menjadi provinsi yang luas sehingga sekolah-sekolah tersebar di beberapa wilayah, termasuk pelosok yang belum terjangkau dengan baik. Maka dari itu, program Peningkatan Tunjangan Guru Wilayah Terpencil menjadi penting untuk menangani masalah ini dan membantu guru-guru di wilayah terpencil.
“Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran dan Bapak Wakil Gubernur H. Edy Pratowo telah mengalokasikan tambahan dana sebesar Rp. 4,68 miliar per tahun dengan rincian 750.000 per guru untuk 509 guru wilayah terpencil yang ada. Program ini akan dimulai pada bulan Januari tahun 2024,” ungkap Reza.
Pemprov Kalteng berupaya menjaga kualitas pendidikan di daerah terpencil agar tidak terlalu tertinggal dengan kualitas pendidikan di wilayah perkotaan. Program ini diharapkan dapat membantu para guru di wilayah terpencil untuk dapat bekerja dengan lebih baik dan semakin termotivasi dalam mengajar.
Selain itu, upaya untuk meningkatkan infrastruktur, pelatihan, dan ketersediaan buku-buku teks berkualitas turut di-upgrade secara terus-menerus. Diharapkan usaha meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng dapat terus berlanjut dan dapat terwujud dengan baik bagi seluruh penduduk di wilayah tersebut. “Program ini diharapkan dapat mewujudkan harapan bersama dan menjadikan Kalteng sebagai wilayah yang maju dan berkualitas dalam bidang pendidikan,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post