PALANGKA RAYA – Dalam mempertahankan keberlanjutan pertanian di Kalimantan Tengah (Kalteng), Dinas TPHP provinsi setempat selama ini telah berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) Kalteng untuk membahas isu-isu strategis terkait ekonomi dan pertanian di daerah ini.
Kepala Dinas TPHP Sunarti mengungkapkan bahwa Dinas TPHP telah berupaya dalam peningkatan produksi pangan di Kalteng melalui pengembangan beras IR-4.
“Selain itu juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mendukung kegiatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP),” sebut Sunarti, Minggu 3 Desember 2023.
Menurut Sunarti, Dinas TPHP telah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi potensi gangguan El Nino beberapa bulan yang lalu. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi mapping lahan-lahan yang berpotensi kekeringan, teknologi budidaya hemat air, percepatan panen, sistem tumpang sari, klaim asuransi bagi puso (gagal panen), bantuan benih gratis bagi puso yang belum diasuransikan, serta penyediaan pompa air portable dan sumber air melalui pipanisasi dan embung.
Selain itu, Dinas TPHP juga melakukan normalisasi saluran tersier dan kwarter di lahan pertanian serta memberikan edukasi dan penyuluhan penanganan dampak perubahan iklim ekstrem El Nino.
Dari kolaborasi ini, Dinas TPHP dan BI Kalteng berharap dapat membangun sinergi antara sektor perbankan dan pertanian di Kalteng. Sinergi ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan di Kalteng serta meningkatkan kesejahteraan petani daerah.
“Kerjasama ini juga membuka peluang bagi petani dan pengusaha lokal untuk mendapatkan akses ke pembiayaan dan pemasaran yang lebih baik,” lanjutnya.
Sunarti juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga kerjasama ini dan sinergi antara sektor perbankan dan pertanian di Kalteng agar dapat memacu pertumbuhan ekonomi serta membangun daerah yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
“Dinas TPHP Kalimantan Tengah sudah memberikan kontribusi penting dalam memperkuat ekonomi dan pertanian daerah ini, dan dengan kolaborasi dan sinergi yang tepat, potensi pertanian di Kalimantan Tengah dapat terus dieksplorasi dan dikembangkan untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat,” pungkas Sunarti.
(vi/matakalteng.com)





















Discussion about this post