PALANGKA RAYA – Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng kembali menyelenggarakan kegiatan Betang Expo 2023 untuk yang kedua kalinya. Kegiatan ini diharapkan membawa dampak positif yang lebih luas, mulai dari fungsi budaya, pendidikan, hingga meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya di Kota Palangka Raya.
Ketua Harian DAD Kalteng Andrie Elia Embang mengungkapkan bahwa Betang Expo ini merupakan bentuk pembinaan dan fasilitasi pemberdayaan masyarakat adat Dayak yang didasarkan pada program kerja dan kegiatan DAD Provinsi Kalteng.
“Kegiatan ini juga sebagai upaya pelestarian seni, budaya dan kearifan lokal masyarakat adat Dayak yang berbasis pada kearifan lokal untuk tetap produktif dan inovatif, mendukung para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, serta mempromosikan kebudayaan tradisional Dayak dan potensi pariwisata Kalteng kepada masyarakat lokal, nasional dan internasional,” jelasnya saat acara Betang Expo di halaman Gor Indoor, Tjilik Riwut KM 5,5, Jumat 10 November 2023 malam.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Betang Expo ini juga diselenggarakan untuk mendukung Pemda Kalteng dalam rangka menyambut dan memeriahkan UCI MTB Eliminator Championship 2023 di Palangka Raya pada tanggal 12 November 2023.
“Kegiatan Betang Expo bukan semata-mata festival seni atau pesta rakyat, tetapi juga sebuah kegiatan yang memiliki fungsi budaya, fungsi pendidikan, dan menggerakkan ekonomi masyarakat Kalteng. Tujuan dari kegiatan ini pun merupakan bagian dari upaya mendukung dan memfasilitasi pemberdayaan masyarakat adat Dayak,” sebutnya.
Sementara itu Sekjen DAD Kalteng, Yulindra Dedi menekankan bahwa kegiatan Betang Expo menyediakan ruang kegiatan untuk mendukung para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang berbasis kearifan lokal, dalam rangka turut menggerakkan roda perekonomian di Kalteng, khususnya Palangka Raya sekaligus mendukung Pemprov memeriahkan UCI MTB Eliminator World Cup 2023.
Diharapkan, dengan adanya kegiatan Betang Expo Kalteng 2023 ini, dapat membantu melestarikan budaya Dayak dan menjadi tumpuan bagi para pelaku UMKM dan industri kreatif setempat untuk terus berinovasi dan tetap produktif.
“Bagi masyarakat lokal, nasional, dan internasional, ajang ini pun dapat menjadi ajang informasi dan mengenal berbagai produk unggulan Kalteng serta keanekaragaman budaya dan kearifan lokal masyarakat adat Dayak. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post