PALANGKA RAYA – Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kalteng, Sri Widanarni mengungkapkan, gambaran aktivitas membaca yang diukur dengan survei Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) tahun 2023 oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng menempatkan Provinsi Kalteng pada kategori tinggi.
“Pada tahun 2020 sampai tahun 2021 Indonesia mengalami pandemi COVID-19, hal tersebut merubah pola hidup masyarakat termasuk dalam melakukan aktivitas membaca. Perlu diketahui, gambaran hasil survei Tingkat Gemar Membaca (TGM) tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Tengah bahwa lebih 60% masyarakat melakukan aktivitas membaca pada saat di rumah dan sebagian besar melakukan melakukan akses membaca melalui media sosial,” ungkapnya saat mewakili Gubernur membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Perpustakaan Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2023, yang berlangsung di Putra Kahayan Hotel Palangka Raya, Selasa, 31 Oktober 2023.
Sri menambahkan saat ini, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Kalteng meskipun sudah tinggi masih kurang maksimal. Beberapa kabupaten bahkan masih memiliki IPLM yang sangat rendah, seperti Kabupaten Murung Raya dan Katingan.
Hingga saat ini diketahui masih terdapat 122 perpustakaan di Kalteng yang belum terakreditasi, sehingga diharapkan dilakukan pembenahan dan peningkatan persyaratan agar proses akreditasi dapat segera dilakukan. Maka dari itu Ia mendorong sinergi antara berbagai pihak, yang diharapkan meningkatkan literasi masyarakat.
“Dengan meningkatnya literasi masyarakat, diharapkan akan semakin meningkatkan daya saing daerah dan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul,” sebutnya.
Sementara itu, Plh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng Arthur Mungkun menyampaikan rakernis ini bertujuan untuk memetakan dan merumuskan sasaran dengan penilaian skala prioritas dengan hasil sebuah rekomendasi antar lembaga sebagai bahan masukan bagi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalteng dalam mendukung penyelenggaraan perpustakaan sekolah di Provinsi Kalteng.
“Rakernis ini juga bertujuan untuk memantapkan program kegiatan Bidang Perpustakaan Sekolah bagi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post