PALANGKA RAYA – Lembaga Pendidikan dan Latihan (Lemdiklat) Polri menggelar supervisi pengembangan umum STIK di Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), di Aula Arya Dharma Mapolda setempat. Supervisi tersebut, sebagai upaya kepolisian untuk meningkatkan kualitas SDM Polri yang unggul di era 4.0.
“Kunjungan tim Lemdiklat Polri yang dipimpin oleh Brigjen Pol Sofyan Nugroho tersebut, guna melaksanakan penelitian penataan kurikulum pendidikan pengembangan umum STIK di Polda Kalteng,” kata Kapolda Kalteng, Irjen Pol Nanang Avianto, melalui Kabidhumas, Kombes Pol K. Eko Saputro mengatakan, Jumat 7 Oktober 2022.
Tata cara penelitian yang dilaksanakan yaitu dengan metode kuisioner dan melalui wawancara. Sehingga akan dilakukan analisa dan evaluasi oleh tim Lemdiklat Polri nantinya. Kemudian, hasil dari penelitian tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi di dalam tubuh kepolisian, untuk meningkatkan kualitas SDM sehingga kedepan dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Semoga dari hasil penelitian ini dapat berguna bagi institusi Polri khususnya Polda Kalteng kedepannya,” ucapnya. Untuk itu dirinya meminta kepada seluruh peserta, agar dapat benar-benar mengikuti supervisi tersebut, dengan harapan seluruh personel Polda Kalteng dapat mengatasi seluruh permasalahan masyarakat.
“Ikuti baik-baik, karena ini demi evaluasi yang ada di tubuh polri. Jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal, mulai dari mengevaluasi diri sendiri,” pungkasnya. Sementara itu, Polda Kalteng juga menggelar Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II tahun anggaran 2022, di Aula Arya Dharma Mapolda setempat.

“Taklimat awal audit kinerja tahap II ini akan dilaksanakan selama satu bulan yang dimulai sejak tanggal 10 Oktober hingga 10 November 2022 yang berfokus pada aspek pelaksanaan dan pengendalian terhadap satker Mapolda dan Polres jajaran,” kata Kapolda Kalteng, Irjen Pol Nanang Avianto, melalui Wakapolda, Irjen Pol Ida Oetari Poernamasasi, pada saat menyampaikan sambutan.
Dijelaskannya, pelaksanaan audit kinerja tahap II Itwasda Polda Kalteng ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk melakukan perbaikan di dalam tubuh Polri. Selain itu, audit kinerja ini juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana proses pelaksanaan dan pengendalian program, kegiatan dan anggaran Polda dan Polres jajaran telah dilaksanakan dan disesuaikan dengan perjanjian kinerja serta rencana kerja yang telah ditentukan.
“Untuk itu saya minta, Itwasda selaku pengembang fungsi pengawasan internal dan pembantu pimpinan Polda Kalteng, agar hasil audit kinerja dapat dirumuskan menjadi upaya-upaya meningkatkan tata kelola yang lebih baik di bidang manajemen Opsnal, SDM, Logistik dan anggaran keuangan,” ungkapnya.
Dia juga menegaskan, agar seluruh Kasatker dapat bekerja sama dan memberikan dukungan dengan keterbukaan memberikan data dan keterangan yang diperlukan dalam pelaksanaan audit kinerja ini sehingga mencapai tujuan yang diharapkan dalam audit kinerja ini. “Sehingga dapat diimplementasikan secara nyata dalam penyelenggaraan kegiatan yang transparan, akuntabel, efektif, efisien, serta ekonomis,” tutupnya.
(rzl/matakalteng.com)






















Discussion about this post