PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) saat ini tengah fokus membangun kawasan budidaya udang vaname/shrimp estate di Desa Sei Raja, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara. Pembangunan Shrimp Estate ini sendiri diharapkan menjadi salah satu sumber kekuatan ekonomi baru bagi wilayah pesisir pantai Kalteng yang dimulai dari Kabupaten Sukamara.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalteng, Darliansjah mengatakan pembangunan shrimp estate tahap I merupakan sebuah model untuk menjadi trigger dan mendorong daerah lain yang memiliki potensi tambak udang vaname untuk mengikuti pembangunan udang vaname pada daerah masing-masing.
“Status lahan lokasi pembangunan kawasan tambak udang vaname/shrimp estate adalah Clean dan Clear (CnC), Dokumen Survey Investigation Design (SID) dan Detail Engineer Design (DED) yang difasilitasi PT. Bank Kalteng sudah dituntaskan dan pada tahun 2022 tahapan pertama pembangunan kawasan budidaya tambak udang vaname/shrimp estate akan dilaksanakan yaitu akan dibangun sebanyak satu klaster tambak atau 18 kolam beserta bangunan fasilitas pendukung lainnya,” ucap Darliansjah, Selasa 22 Februari 2022.
Lebih lanjut disampaikan Darliansjah berdasarkan kesimpulan DED yang meliputi kajian kualitas air, investigasi penyakit dan layout yang memenuhi standar teknis konstruksi shrimp estate, diketahui kawasan tambak udang vaname/shrimp estate di Desa Sei Raja, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara layak dijadikan sebagai lokasi kawasan budidaya tambak udang vaname/shrimp estate.
“Dengan terlaksananya program budidaya udang vaname/shrimp estate diharapkan dapat berdampak sosial kemasyarakatan di wilayah pesisir Kalteng dan juga memberikan kontribusi yang besar bagi percepatan pembangunan Kalimantan Tengah untuk mewujudkan Kalteng Berkah,” demikiannya.
(vi/matakalteng.com)





















Discussion about this post