KUALA KURUN – Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gumas kembali berganti. Setelah dua bulan menjabat, Kepala Disdikpora sebelumnya Yemmie memasuki purna tugas atau pensiun. Posisinya digantikan Aprianto sebagai Plt Kepala Disdikpora.
Pergantian ini ditandai dengan acara pisah sambut dan sertijab, yang dihadiri oleh Asisten III Setda Letus Guntur, Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM Yansiterson, serta seluruh ASN di disdikpora.
”Terima kasih kepada bupati atas kepercayaan yang telah diberikan. Saya harap dukungan dan kerjasama yang baik dari seluruh pegawai disdikpora,” kata Plt Kepala Disdikpora Kabupaten Gumas Aprianto, Selasa, 4 April 2023.
Dia mengajak seluruh ASN di disdikpora untuk bersama-sama membenahi hal-hal yang masih kurang dan membangun dunia pendidikan agar terus tumbuh semakin baik, melalui peningkatan kualitas SDM dan kedisiplinan tenaga kependidikan. Semua hal yang baik harus dipertahankan dan ditingkatkan.
Sementara itu, Kepala Disdikpora sebelumnya Yemmie berterima kasih kepada Tuhan atas penyertaan selama menjadi ASN hingga purna tugas.Tanpa itu, dirinya tidak dapat mengakhiri pengabdian dengan baik dan tanpa bermasalah dengan hukum.
”Terima kasih kepada seluruh pegawai disdikpora atas dukungan yang diberikan selama dua bulan menjabat. Saya juga tidak luput dari kekurangan. Mohon maaf jika ada ucapan dan sikap yang tidak berkenaan selama menjabat,” tuturnya.
Dia juga meminta kepada seluruh pegawai di disdikpora untuk membangun kebersamaan, kedisiplinan, kejujuran, transparansi, memiliki pola pikir dan kerja yang baik, menjauhi sifat ego pribadi, serta bekerja sesuai aturan yang berlaku.
”Banyak yang harus dibenahi di disdikpora, seperti administrasi surat menyurat dan lainnya. Di bawah kepemimpinan Aprianto, hal-hal yang kurang bisa dibenahi menjadi lebih baik, saya percaya beliau mampu,” tegasnya.
Terpisah, Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM Yansiterson mengingatkan kepada seluruh pegawai disdikpora, untuk memiliki mentalitas melayani dengan sikap kerendahan hati sehingga terwujud pelayanan yang prima. Harus miliki mental seorang ASN, yakni totalitas pada tugas dan kewajiban sampai purna tugas.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post