BUNTOK – Bupati Barito Selatan (Barsel) H. Eddy Raya Samsuri meminta agar dalam setiap tahunnya pihak yang ber investasi di Barsel wajib mengedepankan pemberdayaan masyarakat dalam segala hal yang berkaitan bidang investasi itu yang dalam hal ini lapangan kerja dan lainnya.
Hal itu bertujuan untuk memberikan ketersediaannya peluang usaha dalam menumbuhkan kemandirian bagi masyarakat, terutama yang berada di areal investasi itu. “Karena dengan terjalinnya hubungan sinergis antara pihak swasta dan masyarakat, diyakini pola tersebut akan mampu mendukung upaya Pemerintah dalam memacu pembangunan lebih cepat dan terarah,” jelas Eddy Raya, Senin 21 April 2025.
Dirinya juga mengingatkan, agar setiap perusahaan yang beroperasi dapat menciptakan iklim investasi yang sehat, baik itu yang berkaitan dengan kerja juga dalam bersosialisasi antara masyarakat dengan kalangan pengusaha.
Selain itu juga diharapkan untuk lebih mengedapankan atau pun menghormati segala aturan aturan yang ada yang telah digariskan oleh Pemerintah termasuk juga menghormati adat istiadat setempat dan menjaga serta mememperhatikan kualitas sldan terutama sekali dalam hal pemberdayaan masyarakat sekitar.
“Perlu diketahui juga, bahwa terciptanya iklim investasi secara sehat itu, pasti bakal menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pihak yang berinvestasi Sehingga akan melahirkan rasa keterikatan, saling memiliki dan saling menjaga antar lini pembangunan,” terangnya.
Lanjut Eddy Raya, bahwa tujuan investasi bukan untuk mencari keuntungan semata, namun warga sekitar harus diperhatikan karena masyarakat merupakan bagian tak terpisahkan dengan berjalannya sebuah investasi yang ada. “Sebab sinergitas adalah kunci sukses pembangunan,” tegasnya.
Sejalan dengan itu, kerjasama antar lini pembangunan juga harus dibina, agar terus kesinambungan, sehingga tidak melahirkan kesenjangan sosial.
Selaku orang nomor satu di jajaran Pemerintahan Barsel ia sangat berharap agar masyarakat meningkatkan komunikasi lintas untuk setiap permasalahan yang terjadi.
Sebab, kata dia, dengan berbagai macam kendala apapun hendaknya disampaikan dan dimusyawarahkan, guna dapat memudahkan penentuan jalan keluarnya. “Sampaikan saja bila ada permasalahan yang ditemukan, karena komunikasi itu penting. Apalagi kita mengutamakan musyawarah untuk mufakat, yang menjadi budaya negara kita,” pungkasnya.
(Taufik/Matakalteng)






















Discussion about this post