SAMPIT – Merasa resah dengan kesenjangan sosial yang terjadi di tengah masyarakat, seorang Bidan bernama Delvia Febriani, A.Md, Keb, telah mengambil langkah besar dengan memutuskan untuk terjun ke dunia politik di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Dipacu oleh tekadnya untuk membawa perubahan, Delvia Febriani mendaftar sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) Daerah Pemilihan (Dapil) dua Kecamatan Baamang-Seranau melalui Partai Demokrat dengan nomor urut tujuh. Keputusannya ini merupakan langkah berani setelah melihat fenomena ketimpangan sosial yang berkembang.
Delvia Febriani, yang juga aktif sebagai sekretaris Dharmawanita Lapas Kelas IIB Sampit, tidak hanya memiliki latar belakang sebagai bidan, tetapi juga telah lama menjalani usaha di bidang coffee shop dengan nama Little Boss Caffe yang terletak di Jalan Imam Bonjol.
Delvia Febriani memaparkan tekadnya untuk berjuang dalam pemilihan legislatif 2024 mendatang. Dia ingin membawa aspirasi warga Baamang dan Seranau ke kursi legislatif untuk mengatasi kesenjangan sosial dan berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur dan suprastruktur di daerah tersebut.
“Saya khawatir kesenjangan sosial di Kotim, khususnya di Baamang dan Seranau, semakin membesar dan menghambat perkembangan daerah ini. Oleh karena itu, saya siap bertarung untuk membawa suara dan aspirasi warga ke kursi legislatif,” ucap Delvia, Jumat 6 Oktober 2023.
Delvia berharap bahwa ide, gagasan, dan aspirasi yang telah dikumpulkan dari masyarakat dapat menjadi tanggung jawab yang akan diemban jika terpilih. Dia ingin menjadi suara masyarakat Baamang dan Seranau di legislatif dan membawa perubahan yang positif untuk daerah ini dalam lima tahun ke depan.
Delvia juga mencatat bahwa semua caleg dari Partai Demokrat di Kotim telah sepakat untuk membawa visi dan misi perubahan yang lebih baik untuk daerah ini. Dia yakin bahwa gagasannya akan diterima oleh berbagai kalangan dan elemen masyarakat, dan bersama-sama mereka dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh daerah ini melalui lembaga legislatif.
(gus/matakalteng.com)






















Discussion about this post