PALANGKA RAYA – Berangkat dari banyaknya mendengar keluhan para ibu rumah tangga (IRT), Incha Fahnira, ikut berperang pada pesta demokrasi 2024 mendatang.
Wanita lulusan D-III Manajemen Informatika di Universitas Stikubank Semarang ini, maju di Dapil III DPRD Kota Palangka Raya melalui Partai Golkar.
Tanpa pamrih, Incha Fahnira konsisten membantu para IRT untuk dapat mengembangkan potensi diri, agar tak hanya duduk diam di rumah.
Terlebih, wanita yang lahir di Semarang pada 23 Agustus 1982 ini kerap sedih, jika melihat banyaknya ibu-ibu yang terpaksa harus menjadi tulang punggung keluarga.
“Itu yang selalu saya pikirkan, bagaimana agar dapat maksimal membantu para ibu-ibu. Karena kita sebagai wanita ini harus dapat terus produktif, harus bisa membantu suami dan tidak hanya bergantung pada suami,” katanya, pada saat dikonfirmasi, Rabu, 20 September 2023.
Berbagai upaya telah dilakukannya dalam mengangkat derajat para IRT. Dirinya kerap mendorong para ibu-ibu untuk mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Disnakertrans Kota Palangka Raya, termasuk terus memantau perkembangan anak-anak yang dikategorikan stunting dengan turun ke posyandu pada saat kegiatan dilaksanakan.
Terbukti, di bawah pimpinannya sebagai Ketua PKK Kecamatan Pahandut, para ibu-ibu di wilayahnya berhasil keluar sebagai juara 2 lomba tingkat provinsi lomba masakan tradisional Sukup Simpan.
“Alhamdulillah beberapa waktu lalu PKK Kecamatan Pahandut berkesempatan mewakili Kota Palangka Raya dan berhasil juara 2 di tingkat provinsi,” ucapnya.
Tak hanya itu, PKK Kecamatan Pahandut juga turut andil dalam pengembangan komoditas padi terapung di Jalan Dr Murdjani, Gang Sari, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya.
Hal tersebut dilakukan, agar masyarakat Kelurahan Pahandut memiliki komoditas unggulan yang nantinya dapat memajukan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, lanjut Incha Fahnira, melalui kesempatan perdananya terjun di dunia politik, dirinya ingin memperjuangkan segala aspirasi masyarakat, khususnya para ibu-ibu, agar dapat terus berkembang.
“Yang pasti saya berkomitmen untuk meningkatkan keterampilan para ibu-ibu. Saya akan membuat pelatihan, sehingga ibu-ibu ini juga memiliki penghasilan sendiri, selain dari suami. Perempuan di Kota Palangka Raya harus maju,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng.com)






















Discussion about this post