PALANGKA RAYA — Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) nomor urut 2, Nadalsyah Koyem dan Supian Hadi (SHD), berkomitmen untuk mengambil langkah konkret dalam memberantas peredaran narkoba di provinsi ini jika terpilih pada Pilkada 2024. Janji ini disampaikan oleh Nadalsyah Koyem dalam debat publik kedua yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng di Metro TV.
Koyem, yang merupakan mantan Bupati Barito Utara selama dua periode, menyatakan bahwa pemberantasan narkoba akan menjadi salah satu fokus utama pemerintahannya. “Jika kami terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur, kami akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum yang menangani kasus narkoba untuk mengatasi masalah narkoba yang masuk ke Kalteng,” ungkap Koyem.
Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Koyem menjelaskan bahwa mereka akan memperkuat koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Langkah ini diharapkan dapat membantu mendeteksi lebih dini alur peredaran narkoba yang masuk ke Kalteng.
“Kami juga akan menutup pintu-pintu masuk narkoba dengan bekerjasama erat dengan aparat penegak hukum, agar tidak ada lagi peredaran narkoba di wilayah Kalteng,” tegas Koyem.
Selain tindakan tegas terhadap pengedar dan peredaran narkoba, Koyem juga menambahkan bahwa pihaknya akan mengedukasi masyarakat Kalteng tentang bahaya narkoba yang semakin mengancam generasi muda. Edukasi ini, menurut Koyem, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak buruk dari penyalahgunaan narkoba bagi individu, keluarga, dan masyarakat secara luas.
“Nantinya, kami akan melakukan kampanye dan sosialisasi untuk mengedukasi seluruh masyarakat Kalteng tentang bahaya narkoba, yang merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda kita,” imbuhnya.
Dengan visi tersebut, pasangan Koyem – SHD bertekad untuk menjadikan Kalteng sebagai daerah yang bebas dari peredaran narkoba, serta menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkotika.
(Vi/matakalteng)






















Discussion about this post