SAMPIT – Untuk mengantisipasi terjadinya banjir pada saat hari pencoblosan 27 November 2024 mendatang, KPU kabupaten Kotawaringin Timur telah menentukan sejumlah lokasi TPS cadangan di beberapa daerah yang memang rawan terjadi banjir.
“Karena memang pada bulan November hingga Desember Ini sudah memasuki musim hujan dan beberapa daerah di Kotim kerap kali terjadi banjir. Maka dari itu kita sudah memilih tempat yang terbebas dari banjir termasuk untuk gudang logistik KPU sendiri,”kata Ketua KPU Kotim, Muhammad Rifqi, Rabu 6 November 2024.
Menurutnya, persiapan antisipasi terjadinya banjir ini sudah dimulai sejak penentuan lokasi logistik KPU yang mana setiap harinya Ada petugas yang melapisi semua logistik Dengan terpal yang tebal untuk menghindari jika terjadinya hujan ataupun jika ada kebocoran pada gudang logistik.
“Bahkan untuk pendistribusian logistik kami sudah menetapkan standar Armada yang mengangkut harus tertutup. Termasuk jika nantinya ada perpindahan Armada untuk mencapai desa yang letak geografisnya sulit dijangkau misalnya harus menggunakan perahu, maka perahu itu juga harus tertutup,”bebernya.
Kemudian tambahnya, terkait pelaksanaan di hari pemungutan suara KPU juga sudah melakukan mitigasi dan meminta kepada jajaran hingga di tingkat desa untuk mencermati kembali TPS yang rawan banjir.
“Sampai menjelang hari pemilihan nanti jika terjadi banjir pada TPS yang sudah ditentukan maka TPS akan dipindahkan ke lokasi cadangan yang tetap mudah diakses oleh pemilih sebagai alternatif,”tegasnya.
Namun memang lanjutnya lokasi TPS awal tetap menjadi acuan mengingat untuk penyiapan TPS baru bisa dilakukan pada h-1 pelaksanaan pemilihan. Sehingga persiapan itu masih panjang dan masih ada waktu untuk mendeteksi jika terjadi banjir pada h-2 atau H -3 pelaksanaan pemilihan.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post