SAMPIT – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) 2024, Rudini dan Paisal, menegaskan komitmen mereka dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Kotim melalui rencana pengembangan rumah sakit swasta.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari visi mereka untuk menghadirkan layanan kesehatan yang maksimal dan terjangkau, yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan medis yang lebih berkualitas dan beragam.
Rudini menjelaskan, dukungan terhadap pengembangan rumah sakit swasta bukan berarti mengabaikan rumah sakit negeri yang sudah ada, seperti RSUD dr. Murjani.
“Kami tetap akan memaksimalkan pelayanan RSUD dr. Murjani yang telah menjadi andalan masyarakat Kotim. Namun, kami juga ingin memberikan ruang bagi rumah sakit swasta agar mampu bersaing secara sehat dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujar Rudini. Minggu, 27 Oktober 2024.
Ia menambahkan, dengan hadirnya rumah sakit swasta, masyarakat akan mendapatkan pilihan layanan yang lebih bervariasi dan kualitas yang lebih kompetitif.
Sementara itu, Jubir Pasangan nomor urut 3, Kurniawan mengungkapkan bahwa RP berkomitmen untuk mengedepankan kemajuan teknologi dan digitalisasi dalam layanan kesehatan. Dimana nantinya, sistem manual yang masih digunakan di beberapa layanan kesehatan perlu ditingkatkan ke arah digitalisasi agar proses pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien.
“Digitalisasi merupakan kunci dalam mempercepat layanan, seperti pendaftaran pasien hingga pemantauan kesehatan secara daring, sehingga masyarakat mendapatkan layanan yang lebih cepat dan tepat,” jelas Kurniawan.
Selain itu juga bahwa program pembangunan rumah sakit swasta ini dapat dilaksanakan melalui kerja sama dengan pihak ketiga atau investor yang memiliki kompetensi tinggi di bidang kesehatan. “Kami membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta atau investor yang memiliki keahlian di bidang pengelolaan rumah sakit, dengan tujuan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kotim,” paparnya.
Lebih lanjut, pasangan Rudini-Paisal nantinya, melihat pembangunan rumah sakit swasta sebagai cara untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kotim. Mereka berharap, rumah sakit swasta akan memotivasi rumah sakit negeri untuk terus meningkatkan mutu layanannya, sehingga menciptakan kompetisi sehat yang pada akhirnya memberikan keuntungan bagi masyarakat.
“Dengan konsep rumah sakit swasta yang berkompeten dan terintegrasi, kami optimis pelayanan kesehatan di Kotim akan mengalami perbaikan yang signifikan. Kami ingin masyarakat dapat merasakan dampak dari program ini, terutama dalam hal ketersediaan fasilitas kesehatan yang mumpuni dan pelayanan yang berkualitas,” tuturnya.
Melalui program ini, pasangan Rudini-Paisal bertekad membawa perubahan signifikan dalam bidang kesehatan di Kotim. Harapan mereka, masyarakat akan semakin mudah mengakses layanan medis berkualitas, yang sejalan dengan visi besar mereka untuk mewujudkan Kotim yang sehat, maju, dan berdaya saing tinggi.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post