SAMPIT – Debat publik pemilihan kepala daerah (Pilkada) kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2024 yang pertama dilaksanakan di Aquarius Boutique Hotel dan dilengkapi dengan juru bahasa isyarat.
“Yaitu bertujuan untuk menyampaikan berita menggunakan bahasa isyarat tangan atau Juru Bahasa Isyarat (JBI). JBI berfungsi sebagai jembatan penghubung komunikasi. Karena debat ini juga ditayangkan di televisi dan akan disaksikan seluruh masyarakat Kotim termasuk mereka penyandang disabilitas,”kata Ketua KPU Kotim, Muhammad Rifqi, Sabtu 26 Oktober 2024.
Bahasa isyarat adalah bahasa visual yang menggunakan gerakan tangan, jari, lengan, mata, wajah, kepala, dan tubuh. Bahasa isyarat merupakan komunikasi nonverbal yang biasa digunakan oleh orang yang memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi, seperti penyandang tunarungu atau tuna wicara.
Lanjutnya, dalam acara debat publik ini pihaknya memberikan kesempatan kepada paslon untuk menyampaikan visi misi untuk meyakinkan masyarakat agar memilih mereka sebagai pimpinan kepala daerah kedepannya. Sehingga penting apa yang disampaikan harus dapat dipahami semua kalangan.
“Untuk itu kami menghimbau masyarakat dapat menyimak visi misi yang akan disampaikan oleh pasangan calon yang akan menjadi materi kampanye pada rangkaian debat malam ini,”tegasnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim penulis dan tim perumus yang telah membantu KPU Kotim untuk merumuskan metode dan bahan pertanyaan pada malam hari ini.
“Marilah jadikan debat publik ini sebagai wadah silaturahmi antara sesama paslon dengan para pendukungnya masing-masing. Mari jadikan debat ini sebagai sarana edukasi bukan malah menjadi ajang provokasi dan paling penting jangan lupa datang ke TPS pada hari Rabu tanggal 27 November tahun 2024,”tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post