SAMPIT – Plh Ketua Bawaslu Kotawaringin Timur (Kotim) Dedy Irawan menyampaikan, tiga orang ASN di lingkup Pemerintah kabupaten Kotawaringin Timur yang diduga tidak netral dalam penyelenggaraan pemilihan umum serentak tahun 2024 ini masih menjalani pemeriksaan di Bawaslu.
“Tiga ASN yang diduga melanggar netralitas itu ada Kepala Dinas dan Lurah, hari ini merupakan hari pemeriksaan terakhir yaitu hari ke-5. Hari ini masih akan kami bahas untuk hasilnya dan kemungkinan sore sudah kita temukan hasil dan akan diumumkan pada besok 25 Oktober 2024,”ujarnya, Kamis 24 Oktober 2024.
Menurutnya, Sampai dengan saat ini sudah ada lima laporan yang masuk terkait netralitas ASN baik itu dari kuasa hukum tim Pasangan calon maupun laporan dugaan dari masyarakat umum.
“Namun dari 5 laporan itu ada yang kita terima dan ada yang kita tolak, dua laporan kita tolak dan tiga Laporan kita terima yang saat ini masih kita tangani dan dalam proses pengumpulan bukti-bukti,”bebernya.
Dijelaskannya, dari sejumlah pertanyaan yang diajukan kepada ASN yang diduga melanggar netralitas pada saat Pemilu ini pihaknya masih belum bisa menyimpulkan Apakah yang bersangkutan memang terbukti melanggar netralitas atau tidak.
“Kita tunggu saja jasilnya besok akan diumumkan, karena hari ini selain untuk rapat terkait hasil pemeriksaan itu kami juga akan menyiapkan pemberkasannya sebagai hasil yang nanti dapat dipublikasikan, salah satunya berkaitan dengan bukti dugaan pelanggaran itu melalui postingan foto di sosial media ASN yang bersangkutan,”imbuhnya.
Selain itu tambah Dedy, ada juga masuk laporan terkait dugaan pelanggaran netralitas oleh kepala sekolah. Namun laporan itu masih dalam proses verifikasi apakah diterima atau ditolak oleh Bawaslu.
“Karena kita harus meneliti dulu bukti-bukti yang diserahkan Apakah memenuhi syarat pelanggaran atau tidak,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post