PALANGKA RAYA – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng nomor urut 3, Agustiar Sabran-Edy Pratowo tampil meyakinkan dalam Debat Publik Pertama yang berlangsung. Dalam debat tersebut, semua pertanyaan yang diajukan berhasil dijawab secara tegas dan lugas disertai dengan solusi untuk kemajuan Kalimantan Tengah ke depannya.
Agustiar Sabran-Edy Pratowo siap menjadikan food estate sebagai kawasan destinasi baru untuk wisata dengan konsep “Back to Nature”. Selain itu, mereka juga berkomitmen melanjutkan program pemerintahan yang sekarang dan menambah program kerja yang profesional rakyat dalam 100 hari kerja jika nantinya terpilih.
“Program kerja tersebut juga akan menitikberatkan pada pengembangan investasi dan optimalisasi pendapatan daerah agar harapan PAD sebesar 15-20 Triliun dapat diwujudkan,” ujar Agustiar, Senin, 14 Oktober 2024.
Dalam upaya mensejahterakan masyarakat Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran-Edy Pratowo memperkenalkan program Kartu Huma Betang Sejahtera. Program ini lebih dari sekedar janji, tetapi merupakan bukti nyata ketulusan hati dan komitmen Agustiar dalam membangun Kalimantan Tengah yang lebih baik.
Melalui program TDD, mereka berkomitmen untuk menciptakan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya yang berada di pedesaan. Program TDD ini berfokus pada optimalisasi anggaran di tingkat desa, di mana setiap desa akan mendapatkan tambahan dana sebesar Rp250 juta hingga Rp500 juta.
Tidak hanya itu, Agustiar Sabran-Edy Pratowo juga berkomitmen memberikan kesempatan lebih banyak kepada kaum wanita untuk peningkatan gender dengan memberikan pelatihan dan pembinaan serta dilibatkan untuk bisa menjadi pengusaha muda.
“Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan wanita dan memberikan bimbingan serta permodalan untuk membuka kesempatan bagi wanita dalam berwirausaha,” imbuhnya.
Dalam penutupnya, Edy menyampaikan bahwa kesejahteraan untuk warga Kalimantan Tengah sudah terlihat dan hal tersebut terlihat dari adanya program-program kesehatan yang telah dilakukan. Mereka juga menegaskan bahwa bukan pengobral janji atau tidak pintar untuk berbicara, tetapi akan memberikan bukti nyata dengan kerja keras untuk mewujudkan program-program yang telah dijanjikan.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post