SAMPIT – Bakal calon Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dalam acara “Hasupa Hasundau” yang dihadiri oleh sekitar 2.000 warga di Sampit, menyampaikan visi dan misinya untuk membangun provinsi ini dengan fokus utama pada pembangunan desa.
Agustiar, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah, menekankan bahwa pembangunan akan dimulai dari desa menuju kota. Untuk mendukung hal ini, ia berjanji akan memberikan dana desa sebesar Rp250 juta hingga Rp500 juta per tahun.
“Programnya dari provinsi, tapi desa yang melaksanakannya. Saya yakin ini bisa,” ujar Agustiar dengan penuh semangat, Rabu malam.
Pada kegaitan tersebut ia mengungkapkan merasa seperti pulang kampung dan bertemu keluarga sendiri.
Ia juga menekankan bahwa selama dua periode kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran, banyak kemajuan yang telah dicapai, yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kita lanjutkan Kalteng Berkah karena sekarang sudah bagus. Kalau ada yang kurang maka akan kita perbaiki. Kita juga akan membuat program-program baru yang memang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.
Bersama pasangannya, Edy Pratowo, Agustiar berjanji untuk menjadikan Kalimantan Tengah Berkah dan Kalteng Maju untuk menyambut Indonesia Emas 2045. Mereka sepakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan fokus pada lima agenda besar, yaitu mengoptimalkan pendapatan daerah, lapangan kerja, pendidikan, ekonomi, dan infrastruktur.
“Potensi Kalimantan Tengah ini masih besar, termasuk di Kotim ini. Ada bauksit, batu bara, sawit dan sektor lainnya. Kami yakin dengan peningkatan anggaran maka pembangunan akan lebih baik dari sekarang. Mohon doa restunya,” ujarnya.
Agustiar juga menekankan bahwa pembangunan akan dilakukan dengan visi mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak dan masyarakat Kalteng secara umum dalam bingkai NKRI. Semangat “huma betang” dan “habaring hurung” akan menyatukan segenap elemen masyarakat dalam membangun daerah.
Program-program yang direncanakan meliputi peningkatan insentif ketua RT, guru ngaji, damang, mantir, pendeta, renovasi gereja, balai basarah masjid, bantuan usaha, dan lainnya demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami yakin dengan fokus pada pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat, Kalimantan Tengah akan semakin maju dan sejahtera,” janjinya.
Acara “Hasupa Hasundau” ini menjadi bukti nyata antusiasme masyarakat Kalteng terhadap Agustiar Sabran dan Edy Pratowo. Dengan janji-janji yang konkret dan visi yang jelas, pasangan ini diharapkan mampu membawa Kalimantan Tengah menuju masa depan yang lebih gemilang.
(Dev/matakalteng)





















Discussion about this post