SAMPIT – Calon Gubernur Kalimantan Tengah Nadalsyah Koyem menyampaikan, ia sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur bersama Supian Hadi berputar di Kota Sampit untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menjanjikan akan sharing dana bersama pemerintah kabupaten untuk membenahi PPM Sampit.
“Dimulai masuk ke warung legendaris yang banyak sekali pengunjungnya, kemudian lanjut jalan ke pasar-pasar untuk menyerap aspirasi masyarakat di pasar termasuk langsung dari kepala pasarnya,”kata Nadalsyah, Senin 2 September 2024.
Bahkan lanjutnya, ia berkunjung sampai ke pelabuhan dan ia melihat antusiasme masyarakat untuk mendukung pihaknya sangat baik. Nampak masyarakat juga menyampaikan usulan-usulan seandainya keduanya terpilih nanti.
“Insya Allah itu merupakan usulan yang sangat realistis dan akan kami akomodir jika terpilih nanti, khususnya untuk meningkatkan ekonomi tentu dari segi infrastruktur, sarana dan prasarana serta di bidang usaha yang akan menjadi salah satu program utama kami,”tegasnya.
Sementara itu Supian Hadi menyampaikan, pada saat ia menjadi Bupati dahulu ada banyak merencanakan program yang belum terealisasi, dan jika masyarakat Kotim mempercayakan dirinya sebagai wakil gubernur Kalteng nantinya akan kembali diperjuangkan.
“Dan kita sengaja hari ini mengajak pak Nadalsyah melihat pasar langsung agar nantinya jika terpilih dan menjabat sebagai gubernur beliau bisa mengetahui keadaan langsung di lapangan. Nantinya saya sebagai perwakilan masyarakat Kotim bisa mengingatkan secara langsung pak gubernur ini janji kita untuk di Kotim termasuk janji kita untuk perbaikan pasar ppm,”ungkapnya.
Yakni lanjutnya, bagaimana meningkatkan sarana dan prasarana agar masyarakat bisa nyaman saat datang ke pasar sehingga daya beli masyarakat dapat meningkat ke PPM.
“Jadi ada ide-ide yang dahulu tidak bisa terlaksana, ide itu PPM bisa menjadi Icon sehingga tidak hanya taman kota ataupun Jelawat saja namun PPM bisa menjadi ikon baru di Sampit,”bebernya.
Menurutnya, Nadalsyag juga sudah mengiyakan agar nantinya pasar ikan dilakukan renovasi agar lebih aman dan nyaman termasuk jalannya.
“Ini memang merupakan program di tingkat kabupaten namun nantinya kita bisa berkolaborasi dengan pemerintah provinsi seandainya Kabupaten ada keterbatasan di anggaran. Namun itu tetap hak dan wilayahnya Pemerintah Kabupaten, kita sebagai pemerintah provinsi hanya mensuport saja jika nantinya dipercaya oleh masyarakat sebagai gubernur dan wakil,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post