SAMPIT – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), 2024, Muhammad Rudini dan Paisal Damarsing kembali menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan nyata bagi masyarakat dan seluruh masyarakat di wilayah Bumi Habaring Hurung, jika terpilih menjadi Kepala Daerah di pesta demokrasi Pilkada 2024 ini.
Pria yang akrab dikenal dengan Rudini Darwan Ali menggarisbawahi bahwa kehadiran mereka dalam kontestasi Pilkada bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai langkah konkrit untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat adat, termasuk akses yang setara terhadap layanan pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur.
Rudini menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan untuk maju dalam Pilkada Kotim, meskipun ini adalah kali ketiga dia mengikuti kontestasi politik di daerahnya.
“Beberapa kali kami ikut dalam Pilkada, dan meskipun dua kali sebelumnya belum diberi amanah, kami melihat ini sebagai hikmah besar. Dari sini, kami belajar dan terus memperbaiki diri, memperbarui visi dan misi kami untuk membawa Kotim ke arah yang lebih baik,” ujar Rudini dalam wawancara dengan awak media. Rabu, 28 Agustus 2024 sore.
Dia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap masyarakat adat yang hingga kini belum sepenuhnya mendapatkan hak-hak yang setara dengan masyarakat lainnya.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk membawa warna baru, perubahan nyata, bukan sekadar janji-janji. Program-program yang kami rencanakan Insya Allah akan kami laksanakan dengan sepenuh hati, untuk memastikan masyarakat adat mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur,” jelas Rudini.
Rudini juga menyoroti pentingnya dukungan masyarakat untuk mewujudkan program-program yang telah dirancang, serta visi misi yang nantinya akan mereka susun.
“Kami membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat Kotim untuk menjalankan program-program ini. Dengan kepercayaan dari masyarakat, Insya Allah kami tidak hanya akan menjadi calon, tetapi akan diberi amanah untuk memimpin Kotim sebagai Bupati dan Wakil Bupati,” tambahnya.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post