SAMPIT – Siyono yang merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengabdi puluhan tahun, kini memutuskan maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2024, sebagai bakal calon wakil bupati.
“Saya mendaftarkan sebagai wakil, karena di situ bumi dipijak disitu langit dijunjung. Kami akan berkolaborasi,” katanya, Sabtu 25 Mei 2024.
Demikian disampaikannya saat mendaftarkan diri ke DPD Partai NasDem Kotim. Siyono yang telah menjabat sebagai Camat Parenggean selama tujuh tahun ini akhirnya memutuskan maju dalam Pilkada. Keputusan tersebut karena selain panggilan hati juga adanya dukungan dari para tokoh masyarakat yang ada di wilayah Utara Kotim.
“Pada Pilkada ini kita ingin ikut serta kolaborasi di antara wilayah yang ada di Kotim, karena saya mewakili wilayah utara. Tokoh di sana mengutus saya, pak Siyono silahkan mendaftar dan ikut membangun Kotim bersama putra daerah,” ujarnya.
Dirinya lebih memilih sebagai bakal calon wakil bupati dalam Pilkada nanti. Ia lebih mengutamakan putra atau putri daerah ini untuk menjadi bupati. Sekalipun dirinya juga ikut membangun Kotim khususnya di wilayah utara selama ini.
“Selain itu juga, sesuai dengan kemampuan. Saya adalah utusan dari utara. Wilayah yang lebih besar itu di Kota sehingga disini saya berkolaborasi dan mendampingi dalam membangun,” tegasnya.
Iapun menegaskan siapapun nanti bakal calon bupati yang akan dipasangkan dengannya, ia siap mendukung dan melengkapi untuk Kotim lebih baik lagi.
“Saya siap siapapun calon bupati yang direkomendasikan oleh partai nanti. Semoga langkah ini bisa diwujudkan,” harapnya.
Siyono berkarir sebagai ASN di Kotim puluhan tahun, kini dia mencoba peruntukan untuk maju jadi wakil Bupati Kotim pada Pilkada 2024. Partai Nasdem adalah partai ke tiga yang dilamar, setelah sebelumnya partai PKS dan Gerindra.
“Rencananya Senin nanti saya akan kembali mendaftarkan diri ke PDIP, ” imbuhnya.
Dia mengaku siap mengikuti seluruh rangkaian tahapan yang akan dilakukan setiap parpol. Bahkan ia siap dipasangkan kepada siapa saja yang direkomendasikan oleh parpol nantinya.
“Harapannya namanya kita mendaftar supaya bisa tampil dan lulus, apapun konsekuensinya dalam politik yang penting ada calon bupatinya dulu. Saya siap melengkapi, ” terangnya.
Siyono dilahirkan di Jawa, namun sejak kecil dirinya telah tinggal di Kotim tepatnya di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK). Ia sebagai ASN dimulai dari guru, karena kinerjanya dinilai berprestasi dalam waktu yang tidak lama diangkat sebagai Lurah, kemudian Camat Parenggean selama tujuh tahun.
(dev/matakalteng)






















Discussion about this post