SAMPIT – Seorang warga yang turut membantu proses pemadaman kebakaran rumah kosong di Jalan Sukabumi, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami luka pada bagian kaki. Korban diduga terluka akibat terkena seng saat berada di lokasi kejadian pada pukul 16.30 wib.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah upaya pemadaman api yang melibatkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kotim, Palang Merah Indonesia (PMI), relawan, serta warga sekitar. Saat membantu memadamkan api, warga tersebut tiba-tiba mengalami luka yang cukup serius hingga mengeluarkan darah.
Identitas warga yang terluka hingga kini belum diketahui. Namun diketahui, yang bersangkutan secara sukarela ikut membantu proses pemadaman kebakaran rumah kosong tersebut.
Petugas PMI Kabupaten Kotim, yang berada di lokasi kejadian dengan sigap memberikan pertolongan pertama. Korban langsung mendapatkan penanganan medis di tempat kejadian untuk menghentikan pendarahan dan mencegah infeksi.
Salah satu anggota PMI Kotim, Rofiq, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan tindakan medis terhadap korban yang mengalami luka di bagian kaki.
“Korban sudah kami lakukan pengobatan di lokasi. Mengalami luka di bagian kaki dan sempat mengeluarkan darah,” ujar Rofiq. Senin, 9 Februari 2026.
Ia menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan secara detail penyebab luka tersebut. Namun berdasarkan informasi yang diterima di lapangan, luka tersebut diduga akibat terkena seng saat proses pemadaman berlangsung.
“Untuk penyebab pastinya kami belum tahu, tapi informasi yang kami terima kemungkinan korban terkena seng,” tambahnya.
Setelah mendapatkan penanganan dari petugas PMI, kondisi warga tersebut dilaporkan sudah tertangani dan tidak mengalami luka yang mengancam jiwa. Dan saat ini sudah dievakuasi ke rumah sakit setempat.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post