PALANGKA RAYA – Sejumlah siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Palangka Raya dikagetkan oleh temuan belatung (ulat kecil, red) di lauk makan siang dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya menuturkan, menu makan siang kala itu terdiri dari nasi, ayam goreng, ikan teri kacang, sayur selada, timun, dan buah kelengkeng.
“Sebagian baru sadar ada ulat di ikan terinya saat sudah setengah makan. Bahkan ada juga yang sudah menghabiskan makanannya tanpa tahu kalau ada ulat di dalamnya,” ujarnya, 11 November 2025. Dia menambahkan, temuan serupa juga terjadi di beberapa kelas lain. “Di kelas lain juga ada. Kalau ditotal, mungkin bisa sampai puluhan ompreng,” katanya.
Menurutnya, kejadian ini merupakan yang pertama kali dialami sejak program MBG berjalan di sekolah tersebut. “Baru kali ini menemukan ada ulat di menu MBG,” tambahnya. Sontak, para siswa yang melihat hal tersebut terkejut begitu mengetahui ada ulat di lauk ikan teri kacang. Kaget, geli, dan langsung tidak selera makan,” ucapnya.
Meski demikian, ia memastikan tidak ada siswa yang mengalami gangguan kesehatan setelah kejadian tersebut. “Tidak ada yang merasa mual atau alergi. Sejauh ini semuanya baik-baik saja,” ujarnya. Begitu pihak guru mengetahui adanya ulat di lauk, mereka langsung meminta para siswa berhenti mengonsumsi menu tersebut.
“Setelah diketahui guru, kami disuruh berhenti makan lauk ikan teri kacangnya,” katanya. Walaupun tidak menimbulkan dampak kesehatan, insiden ini menjadi catatan penting bagi penyelenggara dan penyedia konsumsi MBG agar lebih memperhatikan kebersihan serta kualitas bahan makanan pada setiap penyajian ke depan.
(nra/matakalteng)





















Discussion about this post