SAMPIT – Malam itu sekitar pukul 11.30 WIB, warga sekitar Jalan Cilik Riwut perempatan lampu merah Wengga kaget dan berhamburan karena mendengar suara dentuman yang terjadi di jalan.
Suara itu berasal dari mobil sedan Inova yang menghantam trotoar median jalan hingga terbalik hingga menyebabkan serpihan kaca berhamburan akibat kecelakaan tunggal itu.
Menurut warga Rido, mobil Inova dengan nopol KH 1565 FM yang datang dari arah Palangkaraya menuju Sampit diduga dikemudikan oleh supir dalam keadaan mengantuk dan berkecepatan tinggi.
“Median jalan hancur akibat hantaman dari mobil, kayaknya diliat dari TKP pengemudi mengendarai dengan kecepatan tinggi,” kata Rido. Selasa, 2 Juli 2024.
Getaran akibat hantaman mobil tesebut membuat warga panik karena menduga adanya gempa bumi disekitar lokasi tersebut. Sehingga warga berhamburan dan keluar rumah, namun saat dicek ternyata mobil sudah dalam keadaan terbalik di lokasi itu.
“Supirnya dibawa ke rumah sakit. Tapi saya kurang tahu berapa orang dalam mobil itu, soalnya saya itu tahu kalau supirnya dibawa ke rumah sakit. Banyak darah di lokasi dan dalam mobil juga ada darah,” bebernya.
Beberapa saat usai kejadian, warga mulai kembali ke rumah masing-masing uusai membantu membalikan mobil Inova yang terbalik itu. Keadaanpun mulai sunyi, aktivitas dijalan mulai normal, namun serpihan kaca dijalan masih berserakan.
Selain itu, mobil yang terlibat kecelakaan dipinggirkan di saat satu halaman parkir salah satu hotel disekitar lokasi tersebut. Keluarga korban mulai berdatangan untuk melihat kondisi mobil dan mengamankan barang-barang berharga yang ada di dalam mobil Inova itu.
Hingga berita ini dinaikan belum diketahui identitas dari supir Inova, sementara itu pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa kecelakaan tersebut.
(gus/matakalteng)




















