SAMPIT – Warga di sekitar Jalan Ayani, Kota Sampit, Kotim, dikejutkan dengan suara dentuman keras pada Senin 6 Mei 2024. Dentuman tersebut berasal dari ledakan ban truk tronton tangki CPO yang melintas di depan Gereja GKE Sampit atau depan kantor PWI Kotim.
Akibat ledakan tersebut, warga dan para pegawai di sekitar jalan tersebut berhamburan keluar untuk melihat kejadian ledakan itu.
“Kaget ah tadi, saya kira suara ledakan apa, sampai saya tiarap saking takut dan kaget,” kata Amat, salah satu warga sekitar yang panik. Senin 6 Mei 2024.
Berdasarkan pantauan wartawan ini, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.58 WIB. Saat itu, truk tronton tangki CPO warna hijau tanpa TNKB melintas di Jalan A Yani menuju Taman Kota Sampit. Sesampainya di depan Gereja GKE, ban truk tersebut tiba-tiba meledak, menyebabkan kepanikan warga.
Informasi dari salah seorang warga bernama Fahri menyebutkan bahwa truk tronton tersebut merupakan barang bukti (BB) Kejaksaan Kotim yang hendak dibawa ke tempat barang bukti Kejaksaan di Jalan A Yani.
“Tadi ada mobil pengawal di depannya, saat saya tegur, kalau tronton tidak bisa masuk ke jalan kota. Tapi jar orang yang mengawal, bahwa itu BB kejaksaan,” ucap Fahri.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, ledakan tersebut menyebabkan kerusakan pada ban truk, akan tetapi truk tersebut tetap melanjutkan perjalanan ke lokasi.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post