SAMPIT – Kerja keras Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dinilai sigap dan cepat dalam membantu masyarakat setempat. Salah satunya dalam proses menyelamatkan anak terjepit tembok di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit.
“Kami hari ini menerima laporan dari Bapak Jepri Edi, melaporkan ada anak terjepit di tembok, ” kata Petugas Damkar Kotim, Riana, Rabu 6 Maret 2024. Mendapat laporan itu, petugas langsung sigap dan cepat menuju lokasi. Hal ini dinilai sangat darurat. Jika petugas lambat memberikan penyelamatan akan membahayakan nyawa korban. Apalagi saat itu korban sudah lelah, bahkan terdengar isak tangisnya yang mulai kesakitan.
Saat petugas tiba ke tempat kejadian, korban yang berusia sekitar 8 tahun dengan jenis kelamin perempuan itu sudah dalam posisi miring telungkup dengan badan terjepit tembok dapur antara rumah dirinya dengan tetangga belakang sebelah. Korban nampak tidak dapat menggerakkan bagian badanya, ditambah lagi tekstur tembok yang kasar, sehingga saat bergerak wajah akan luka tergores tembok.
“Katanya anak itu mengejar kucing sehingga masuk ke lorong belakang. Karena tembok rumah korban keras, kami terpaksa membantu membobol salah satu tembok rumah tetangga korban agar bisa menyelamatkan anak itu,” ucapnya. Evakuasi anak itu berjalan cukup lama sekitar 1 jam, selain cuaca hujan, kemudian tempat yang sulit ditambah lagi harus perlahan dalam membobol tembok karena menjaga agar serpihan bangunan tidak mengenai anak.
“Akhirnya korban dapat diselamatkan, dia mengalami luka ringan dan kami melakukan pertolongan pertama pada anak itu. Ini menjadi pelajaran kita semua, agar orangtua lebih memperhatikan anaknya saat bermain agar peristiwa ini tidak terulang, ” tutupnya.
(ist/matakalteng)





















Discussion about this post