PALANGKA RAYA – Akibat mengemudi sembari bermain handphone, satu unit mobil Toyota Hilux bernopol B 9556 BAT terperosok ke saluran air atau parit di Jalan Keruing II, Palangka Raya, pada Rabu, 28 Februari 2024 pagi.
Peristiwa tersebut berawal saat pengemudi mobil yang bernama Ego, hendak pergi menggunakan mobilnya. Namun pada saat kejadian, korban mengemudikan mobil sembari bermain handphone.
Setelah mengemudi sekitar 15 meter keluar dari rumahnya, korban tidak fokus mengemudi, dan mobilnya sudah menyimpang dari jalur dan masuk ke parit.
“Kami mendapat laporan dari Ego sendiri yang panik dan meminta bantuan untuk menarik mobilnya. Kami langsung mengirimkan tim rescue ke lokasi,” kata Koordinator Call Center 112 Palangka Raya, Sucipto.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Mobil Ego juga tidak mengalami kerusakan berarti.
“Kurang lebih 10 menit, mobil berhasil dinaikkan dari saluran air dengan menggunakan tali tambang dan derek. Kami juga memberikan himbauan kepada Ego agar tidak main handphone saat nyetir demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ucapnya.
Lebih lanjut Sucipto mengatakan, jika kejadian serupa sering terjadi di Jalan Keruing II karena saluran airnya yang besar dan dalam. Ia berharap, para pengemudi lebih berhati-hati dan tidak terganggu oleh hal-hal yang tidak penting saat berkendara.
“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Main handphone saat nyetir sangat berbahaya dan bisa menimbulkan kecelakaan. Mari kita tertib lalu lintas dan patuhi peraturan yang ada,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post