SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur menegakkan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada setiap satuan pendidikan yang telah dilaksanakan tidak akan ada perubahan. Bahkan pada tahun 2025 mendatang kurikulum merdeka tetap akan digunakan namun akan ada sedikit revisi.
“Sampai tahun 2024 kurikulum Merdeka masih kita gunakan, untuk tahun 2025 sesuai janji menteri pendidikan kemungkinan kurikulum merdeka ini ada revisi, sehingga kita masih menunggu hasil revisinya seperti apa,”kata Kasi Peserta Didik dan Prasana Disdik Kotim M Ikram Muhajir, Jumat 20 Desember 2024.
Kemungkinan lanjutnya, walaupun terjadi revisi, paling cepat akan dilakukan pada saat tahun ajaran baru 2024-2025, sehingga di awal tahun masih menggunakan kurikulum Merdeka yang saat ini.
“Khusus untuk program project penguatan profil pelajar Pancasila (P5) tidak akan dihilangkan. P5 memang adalah salah satu program dalam kurikulum merdeka dan ini sangat positif sekali, karena selama ini anak-anak kita bisa berkreativitas di dalamnya,”tegas Ikram.
Dibandingkan saat menggunakan kurikulum yang lama lanjutnya, pembelajaran lebih banyak bersifat klasikal atau di dalam ruangan saja.
“Sekarang dengan adanya P5 anak-anak belajar bisa di mana saja, mereka bisa mengambangkan inovasi belajarnya tanpa harus terpaku dengan textbook. Salah satunya terkait penguasaan teknologi yang sangat membantu kreativitas anak. Hal yang baik seperti P5 ini pasti akan dipertahankan,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post