SAMPIT – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur Muhammad Irfansyah menyampaikan guru penggerak khususnya di kabupaten Kotim telah banyak memberikan kontribusi dalam berbagai inisiatif pendidikan.
“Terutama kami dari dinas pendidikan juga selalu berkomitmen untuk terus menjalankan pelatihan dan perekrutan peserta dalam program pendidikan guru penggerak politik hal ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kotim,”ujarnya, Senin 9 Desember 2024.
Menurutnya, selain untuk meningkatkan keterampilan individual program ini juga mendorong kolaborasi antar pendidik di berbagai forum seperti Kelompok kerja guru di tingkat SD dan SMP
“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas dampak positif program guru penggerak, sehingga dirinya berharap bagi calon guru penggerak yang nantinya akan lolos seleksi dapat berperan aktif dalam memperkuat pendidikan karakter bagi siswa,”tegasnya.
Dirinya juga menekankan bahwa pendidikan saat ini tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, namun juga pada pembangunan karakter siswa. Untuk itu kolaborasi antara guru dan siswa memegang peranan kunci dalam menciptakan generasi yang berintegritas.
“Bahkan saat ini Kabupaten Kotim merupakan penyumbang terbanyak implementasi guru penggerak di Kalimantan Tengah dari total 222 orang peserta yang sebelumnya mengikuti seleksi calon guru penggerak angkatan 12,”ucapnya.
Dari total itu tambahnya, ada 91 guru asal Kotim yang dinyatakan lulus untuk mengikuti program guru penggerak angkatan 12 yang akan dilanjutkan pada tahun 2025 mendatang.
“Semoga semuanya dapat dinyatakan lulus setelah mengikuti berbagai tes lanjutan dalam tahapan program guru penggerak, sehingga bisa menambah jumlah guru penggerak di wilayah kabupaten Kotim yang saat ini sudah mencapai 168 guru penggerak,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post