SAMPIT – Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah I Ketut Sukajaya menyampaikan, Balai guru penggerak Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan bimbingan teknis guna peningkatan kompetensi kepemimpinan guru penggerak.
“Kegiatan Bimtek ini dalam rangka memberikan penguatan dan membekali para guru penggerak yang sudah lulus untuk nanti menjadi pemimpin pembelajaran, menjadi pemimpin satuan pendidikan dan juga menjadi pemimpin di masa depan,” ujarnya, Sabtu 9 November 2024.
Dirinya berharap, semoga para guru penggerak memiliki bekal yang sangat kuat yang dapat nanti diimplementasikan ketika mereka diberikan amanah untuk menjadi pemimpin. Guru penggerak diharapkan mampu memiliki kompetensi manajerial, kemampuan dalam mengorganisir atau mengatur guru-guru lain.
“Karena nanti sebagai pemimpin satuan pendidikan, dia harus mampu mengkoordinasikan dan mengatur semua komunitas pendidikan yang ada di sekolah,” tegas I Ketut.
Sementara itu Ketua Panitia Ardian Mustika Fajar, kegiatan bimtek tersebut diselenggarakan di Kotim sejak tanggal 8 hingga 10 November 2024. Yakni peserta dihadiri oleh guru penggerak mulai angkatan 4 sampai angkatan 9 dari kabupaten Kotawaringin Timur, kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Sukamara.
“Kegiatan ini sebagai pembekalan, mereka akan diberikan materi penguatan kompetensi sebagai kepala sekolah, kemudian sebagai guru dan penguatan teknik coaching yang akan langsung diberikan oleh pemateri dari fasilitator Jawa Timur dan fasilitator dari Katingan,” bebernya.
Harapan dari kegiatan ini lanjutnya, guru penggerak benar-benar memahami akan peran baru sebagai kepala sekolah dan peran baru sebagai guru penggerak. Sehingga mereka semakin menguasai teknik coaching secara lebih dalam.
“Karena selama ini teknik coaching hanya mereka pelajari melalui menonton video, sedangkan saat ini mereka langsung berhadapan dengan coach yang sebenarnya,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post