SAMPIT – Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah I Ketut Sukajaya menanggapi isu-isu diskriminalisasi guru yang saat ini tengah ramai di media nasional. Dirinya berpesan agar guru tetap menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawabnya.
“Balai guru penggerak Provinsi Kalteng berharap supaya teman-teman guru, dalam melaksanakan tugas pokok fungsinya sesuai dengan koridornya. Kemudian menyayangi murid-murid, memberikan pembelajaran yang menyenangkan,”ujarnya, Sabtu 9 November 2024.
Jika ada hal-hal yang berkaitan dengan siswa yang mungkin memiliki kepribadian yang kurang baik lanjutnya, sebaiknya diselesaikan secara baik dan diberikan pemahaman serta diberikan konseling dan lain sebagainya.
“Tentu ini diharapkan supaya tidak terjadi permasalahan di dalam sekolah maupun di luar sekolah. Jadi kita bekali supaya guru-guru ini memiliki kesabaran yang tinggi, memiliki jiwa nagaimana mendidik yang baik sehingga permasalahan-permasalahan yang tidak kita inginkan itu tidak akan terjadi,” tegasnya.
Ia juga berpesan pada orang tua agar percaya kepada guru-guru, karena memang guru diberikan kewenangan untuk mendidik, melatih dan juga mengajar.
“Karena mereka akan mengajar, melatih dengan hati, dengan kesadaran diri dan percayakan bahwa mereka menjadikan anak didik kita itu menjadi lebih baik lagi, baik itu kompetensinya maupun karakternya,” tutup I Ketut.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post