SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur mengapresiasi SMP Negeri 11 Sampit yang telah meresmikan bangunan mushola dan tempat belajar bagi siswa-siswi beragama Kristen. Bahkan Kepala Disdik Kotim Muhammad Irfansyah mengatakan, hal itu menunjukkan komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan serta memberikan fasilitas terbaik bagi pelajar di sekolah itu.
“Mushola adalah salah satu sarana penunjang pendidikan, jadi pendidikan itu bukan hanya sarana berupa ruang kelas saja tapi mushola serta aula juga menjadi penunjang suksesnya pendidikan,”ujarnya, Rabu 23 Oktober 2024.
Ia berharap, dengan adanya mushola ini bisa dimanfaatkan oleh para guru dan anak-anak Didik untuk meningkatkan pengetahuan terutama spiritual dan mental agar lebih baik lagi.
“Pada hari ini juga berbarengan diresmikan tempat pembelajaran agama Kristen, saya sangat mengapresiasi dewan guru, komite dan orang tua atas pembangunan tempat belajar agama Kristen pada SMP Negeri 11 ini,”imbuhnya.
Memang kata Irfan, diketahui fasilitas itu saat ini masih berupa ruangan kecil. Diharapkan semoga kedepannya bisa menjadi tempat yang lebih representative untuk pembelajaran agama Kristen.
Sementara itu, Kepala SMPN 11 Nelli Surianti Purba menyampaikan, pembangunan kedua fasilitas penunjang ini merupakan perjuangan pihaknya sejak tahun 2023.
“Tepatnya sejak 12 Oktober 2023, dilatarbelakangi dari melihat siswa-siswi yang tidak punya tempat ibadah masing-masing, yang beragama Islam mereka salat di ruang kelas maupun di selasar-selasar yang menurut saya kurang memadai, demikian yang agama Kristen mereka juga ibadah atau proses pembelajarannya hanya di tempat-tempat di mana kelas yang kosong,”bebernya.
Dengan latar belakang itu, menurutnya Ia memiliki niat untuk membangun sesuai dengan visi dan misi yang dirinya emban sebagai seorang kepala sekolah, yakni meningkatkan iman dan taqwa maupun agama Kristen ataupun agama Islam.
Terpisah, Suprianti Rambat selaku warga yang menghibahkan lahan untuk pembangunan tempat ibadah (mushola) menyampaikan, yang menjadi salah satu alasan dirinya menghibahkan lahan untuk pembangunan mushola adalah untuk membantu dunia pendidikan setidaknya melalui sebidang tanah.
“Melalui dunia pendidikan ini saya merasa bisa bersumbangsih, namun apapun bentuknya kami hanya bisa memberikan lahan. Sehingga harapan kami melalui sekolah SMP N 11 ini kita bisa menciptakan anak-anak kabupaten Kotawaringin Timur yang luar biasa istimewa dan berkarakter,”ungkapnya.
Demikian Ketua Komite Bambang Nugroho juga menyampaikan, pihaknya sangat bersyukur atas hibah lahan yang diberikan oleh Suprianti Rambar yang merupakan pengusaha properti perumahan di kawasan tersebut.
“Dan kami sangat berterima kasih atad peran semua pihak yang telah mewujudkan terbangunnya mushola As-Salam dan satu ruang kelas belajar bagi Agama Kristen di SMP Negeri 11, tidak lepas dari bantuan Ibu Rambat, kepala sekolah dan orang tua wali murid,”tuturnya.
Bambang berpesan, dengan telah diresmikannya kedua bangunan tersebut maka secara resmi pula sudah dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Iya berharap agar seluruh warga sekolah selalu memelihara kedua bangunan itu agar tetap bersih, sehingga dalam melakukan ibadah baik di mushola maupun ruang agama Kristen tetap aman dan nyaman.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post