SAMPIT – Pada era transformasi digital yang juga turut mempengaruhi dunia pendidikan, guru juga dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan zaman dengan menyesuaikan gaya belajar atau metode pembelajaran menggunakan digitalisasi.
“Memang saat ini sudah banyak pembelajaran yang menggunakan digital atau lewat internet, bahkan saat ini sudah tidak ada lagi metode belajar menggunakan kapur di papan tulis seperti zaman dulu. Kami juga menilai bahwa sekarang guru di Kotim sudah hampir semuanya melek teknologi,”kata Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhamad Irfansyah, Minggu 29 September 2024.
Terutama lanjutnya, pada saat pandemi lalu memang memberikan efek yang sangat tajam di bidang pendidikan terutama dalam penggunaan digitalisasi. Karena hampir seluruh pembelajaran dilaksanakan dengan metode belajar dari rumah atau dalam jaringan.
“Saya rasa hampir semua sekolah menggunakan metode meeting room atau classroom melalui internet. Karena itu hampir semua guru di Kotim ini sudah mengerti penggunaan IT dalam pembelajaran,”bebernya.
Apalagi ujarnya, sekarang Kementerian Pendidikan Kebudayaan riset dan teknologi juga sudah melaksanakan asesmen berbasis komputer atau ANBK di setiap satuan pendidikan di seluruh daerah.
“ANBK itu juga dilaksanakan atau diikuti tidak hanya oleh pelajar namun juga guru-guru di setiap satuan pendidikan. Sehingga kami melihat sekarang ini khususnya di Kotim sudah ada peningkatan untuk penggunaan digitalisasi dalam pembelajaran,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post