SAMPIT – Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur Gede Sukadana menyampaikan, keberadaan sempoa di Kotim menjadi sesuatu yang membahagiakan, karena di Kalimantan Tengah sendiri hanya ada beberapa kabupaten yang memiliki sempoa.
“Dengan berdirinya sempoa di Kotim ini tentu sangat kita dukung, terutama terkait dengan peningkatan prestasi akademik. Khususnya bagi pelajar SMP, mereka belajar di satuan pendidikan sekaligus mengikuti sempoa juga. Kita melihat prestasi akademiknya cukup bagus,” ujarnya, Minggu 29 September 2024.
Menurutnya, peminat dari sempoa sendiri di Kotim cukup banyak meski kegiatan pembelajaran ini dibiayai secara mandiri. Terbukti pada saat International Grading Examination atau ujian Malaysia-China untuk semua siswa Sempoa di Palace Ballroom Aquarius Boutique Hotel Sampit diikuti hingga 130 anak.
“Dalam ujian ini biaya yang dikeluarkan adalah dana pribari, artinya mereka sangat antusias jika melihat jumlah pesertanya. Untuk itu kami Disdik selalu support kegiatan ini, serta mengapresiasi terkait dengan keberadaan sempoa di Kota Sampit yang turut serta membantu meningkatkan prestasi anak-anak,” bebernya.
Tambahnya, acara ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pendidikan berkualitas di Kotim. Terutama metode sempoa bukan hanya alat bantu berhitung tetapi juga melatih kemampuan berpikir analitis logika konsentrasi dan ketekunan. Bahkan sempoa juga terbukti meningkatkan keterampilan kognitif daya ingat serta membangun disiplin dan karakter anak-anak.
“Sertifikasi internasional melalui ujian ini membuktikan bahwa siswa kita berkompeten tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga diakui secara global sertifikat dari Malaysia dan China akan membuka peluang dalam pendidikan lanjutan maupun karir di era globalisasi,” imbuhnya.
Kemampuan bersaing di tingkat internasional kata Gede, adalah kunci penting bagi masa depan anak-anak kita dan dia bangga melihat semangat serta dedikasi mereka untuk terus maju.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post