SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menerima audiensi Siswa siswi serta guru pendamping SMAN 2 Sampit yang akan mewakili Kotim di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada perlombaan Duta Genre (Generasi Berencana).
“Saya sangat mengapresiasi putra dan putri daerah kita yang berprestasi, terutama mereka yang pernah berhasil terpilih menjadi duta yaitu Duta Genre. Saya berharap keberadaan duta genre ini mampu mensosialisasikan terkait resiko menikah muda dan pergaulan bebas yang memang sangat riskan terjadi di Kotim,” ujarnya, Sabtu 29 Juni 2024.
Ia menjelaskan tujuan dari duta genre tersebut bagaimana menghindari pernikahan usia dini dan juga menghindari supaya anak-anak tidak terlibat pergaulan bebas terutama pada saat teknologi semakin canggih dan dunia semakin modern.
“Melalui Duta Genre ini kita harapkan anak-anak dapat memahami tentang pendewasaan perkawinan, tidak mudah terlibat penyalahgunaan narkoba, serta pergaulan bebas. Dan tentu tidak lupa saya berpesan agar menampilkan yang terbaik pada perlombaan Duta Genre tingkat Provinsi Kalteng,”ungkapnya.
Menurutnya, Duta Genre memegang peran penting untuk mensosialisasikan bahwa keluarga adalah segalanya. Program ini berfokus pada pembinaan remaja-remaja Indonesia menjadi remaja visioner yang terhindar dari resiko TRIAD KRR seperti seksualitas, HIV/AIDS, dan napza.
Yakni program yang berada di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) tersebut perlu terus dilakukan pembinaan secara kontiniu oleh pemerintah, orang tua, maupun masyarakat.
“Pemkab Kotim terus berkomitmen untuk merealisasikan percepatan penurunan angka stunting di Kotim. Kami berharap, Duta GenRe Kotim juga turut menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan hal tersebut,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post