SAMPIT – Melalui apresiasi gelar karya dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) diharapkan membantu peserta didik mengenal jati dirinya dan sekaligus memahami pluralitas identitas bangsanya, salah satunya seperti yang dilakukan SDS Bumitama, Cempaga, Kotim belum lama ini.
“Pada giliranya mereka akan mampu menghormati perbedaan dan keanekaragaman serta secara arif menerima realitas pluralitas budaya masyarakat Indonesia,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, M Irfansyah, Jumat 23 Juni 2023.
Dengan berkesenian ujarnya, pada prinsipnya juga akan dapat mengasah mentalitas peserta didik pada nilai-nilai humaniora, kepekaan intuisi, dan etos kerja. Untuk menghasilkan gelar karya tersebut tentunya juga dibutuhkan proses yang di dalamnya akan terurai jiwa kebersamaan yang sangat hakiki.
“Gelar karya mulai dari proses sampai pagelaran atau aksi nyata tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Masing-masing peserta didik mengalami pergumulan untuk dapat menghasilkan karya yang akan disajikan,” ucapnya.
Sehingga hasil dari proses tersebut sudah dapat disajikan, dapat menjadi indikator bahwa kegiatan P5 dapat diimplementasikan dan tujuannya dapat dipahami. Pergumulan dalam proses menjadi suatu kata kunci untuk dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
“Merencanakan proses pembelajaran projek profil dengan tujuan akhir yang jelas. Menjadikan satuan pendidikan sebagai organisasi pembelajaran yang memberi kontribusi kepada komunitas dan lingkungan sekitarnya. Menjadikan satuan pendidikan sebagai ekosistem yang terbuka untuk partisipasi masyarakat,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post