PANGKALAN BUN – Dalam upaya menyiapkan generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah, Kamis 24 April 2025.
Bertempat di Aula KUA Kumai, kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang merupakan siswa dan siswi dari Madrasah Aliyah Babussalam Kumai.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Anwar, S.Ag, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya terpadu pemerintah dalam membentuk generasi Islam yang kokoh dalam iman dan luas dalam pengetahuan.
“Untuk melahirkan generasi Islam yang cerdas dan berkualitas, harus dibentuk pribadi-pribadi yang tidak hanya kuat dalam iman, tetapi juga memahami nilai-nilai keislaman secara mendalam, menguasai sains, teknologi, seni budaya, serta memiliki kecerdasan emosional dan spiritual yang seimbang,” ujarnya, Kamis 24 April 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar yang juga berperan sebagai fasilitator Bimbingan Perkawinan, menekankan pentingnya pembinaan sejak usia sekolah. Ia menyampaikan bahwa remaja perlu dibekali kemampuan membuat keputusan yang bijak dalam hidup, menjaga integritas, dan membangun masa depan yang lebih baik.
“Kalian semua adalah calon pemimpin masa depan. Maka dari itu, penting bagi kalian untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan reproduksi, menjauhi narkoba, serta menghindari pergaulan bebas. Ini semua adalah bagian dari upaya membentuk remaja yang bertanggung jawab dan berkualitas,” katanya di hadapan peserta.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MAS Babussalam Kumai, Imam Makruf, S.Ag, bersama dua orang guru pendamping. Ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak KUA Kumai atas inisiasi program yang dinilainya sangat bermanfaat bagi para siswa.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pembinaan karakter remaja saat ini. Harapan kami, siswa-siswi bisa menyerap ilmu yang diberikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Imam Makruf.
Sementara itu, H. Joko Purwanto, S.HI, selaku fasilitator Bimbingan Perkawinan dari KUA Kumai, menambahkan bahwa salah satu misi besar dari kegiatan ini adalah membekali remaja dengan pemahaman dasar tentang kehidupan rumah tangga sejak dini.
“Kita ingin generasi muda memahami pentingnya membentuk keluarga sakinah yang moderat, yakni keluarga yang bahagia lahir dan batin, menjadi sumber ketenangan jiwa, serta mampu memberi kemaslahatan bagi seluruh anggotanya secara adil dan manusiawi,” tuturnya.
Salah satu peserta, Ferdino Ilham, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa pembekalan seperti ini sangat membantu remaja dalam mengenali diri, menentukan arah hidup, dan memahami pentingnya konsep pernikahan yang sehat.
“Kami jadi lebih memahami pentingnya menunda pernikahan dini, bagaimana membangun relasi yang sehat, dan menyiapkan diri secara matang sebelum berumah tangga. Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami sebagai remaja,” ucapnya.
Kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah yang dilaksanakan KUA Kumai ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan generasi muda tak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga lembaga keagamaan.
Harapannya, sinergi ini mampu melahirkan generasi Islami yang kuat secara iman, sehat secara jasmani dan rohani, serta siap membangun peradaban yang lebih baik di masa depan.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post