SAMPIT – Kurang lebih 95 persen tenaga pendidik di Kotawaringin Timur (Kotim) sudah mengikuti vaksinasi Covid-19. Yang mana guru-guru yang sudah divaksin wajib melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas.
Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Umum dan Pelaporan Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim yakni Prapti Budi Astuti mengatakan, 95 persen yang sudah melakukan vaksin artinya masih ada sejumlah guru yang belum melakukan vaksin. Yakni ada berbagai alasan yang membuat guru tersebut tidak bisa mengikuti vaksin.
“Karena ada yang sedang hamil, ada yang baru selesai melahirkan, ada juga yang memiliki penyakit bawaan tertentu yang saat dikonsultasikan tidak bisa menerima vaksin Covid-19, kata Prapti, Sabtu 13 November 2021. Meski demikian ujarnya, rata-rata di semua kecamatan yang ada di Kotim semuanya melaporkan kurang lebih 95 persen guru sudah selesai divaksin.
“Alasan lainnya juga dulu sewaktu vaksin masih sulit didapatkan ada sebagian guru yang tidak bisa ikut terdaftar, sehingga saat ini sebagian ada yang ikut vaksinasi secara mandiri di daerah masing-masing,” tegasnya. Terpisah Kepala Seksi (Kasi) Pendidik Tenaga Kependidikan (PTK) SD Disdik Kotim Herman Yudianto menyebutkan, total jumlah guru di Kotim yakni sebanyak 5.521 orang.
“Itu sudah termasuk tenaga honor dan juga kontrak, yakni dengan rincian 1.334 guru berstatus GTY, 1.086 guru berstatus honor, 324 guru berstatus CPNS, 2.246 guru berstatus PNS dan 531 guru berstatus kontrak,” bebernya. Diketahui, untuk guru kontrak pada tahun 2021 ini bertambah sebanyak 354 orang.
(dia/raf/matakalteng.com)








