SAMPIT – Atmosfer persaingan di ajang HNR Cup 2 Tahun 2026 semakin memanas. Setelah lebih dari dua pekan menyajikan puluhan pertandingan penuh drama dan kejutan, turnamen sepak bola terbesar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tersebut kini resmi memasuki babak 32 besar.
Babak ini menjadi fase krusial bagi seluruh peserta yang masih bertahan. Tidak ada lagi kesempatan memperbaiki kesalahan karena setiap pertandingan akan menentukan langkah tim menuju babak 16 besar dan menjaga asa untuk meraih gelar juara HNR Cup 2.
Turnamen yang dipusatkan di Stadion 29 November Sampit tersebut mulai bergulir sejak 31 Mei 2026 dan diikuti sebanyak 64 tim dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah maupun luar daerah. Sejak awal penyelenggaraan, HNR Cup 2 mendapat perhatian besar dari masyarakat karena menghadirkan sejumlah tim kuat serta pemain-pemain berpengalaman yang pernah berkiprah di kompetisi nasional.
Babak 64 besar sendiri resmi berakhir pada Selasa, 16 Juni 2036. Pada pertandingan penutup fase 64 besar tersebut, Bafana Surabaya FC berhasil menundukkan Persik dengan skor tipis 2-1 sekaligus menjadi tim terakhir yang mengamankan tiket menuju babak 32 besar.
Dengan hasil tersebut, sebanyak 32 tim dipastikan melanjutkan perjuangan mereka pada fase berikutnya. Tim-tim tersebut terdiri dari CBS FC, Bintang Patenduk FC, Shafa FC, Minions KTT Minamas FC, Mitra Tanjung FC, Peron Basirih FC, MHU RDA FC, BFC Mentaya FC, Gurita FC, Tegar A FC, Bararaya FC, MHU FC, Bilal B FC, Takuciak FC, Primacom FC, SPW Kartika FC, RSDM FC, Bilal A FC, Koperasi Berkat Tehang FC, Masa FC, Sinchay FC, G Acos FC, Esun Bue FC, Jalak FC, Tunas Garuda FC, Putra Baru FC, Tegar FC B, Cempaga All Star FC, Yonif TP 923 Mentaya FC, Tamuan Jaya FC, Walet FC, dan Bafana Surabaya FC.
Masuknya sejumlah tim unggulan membuat persaingan diprediksi semakin ketat. Beberapa tim bahkan tampil sangat dominan di babak sebelumnya dengan kemenangan meyakinkan dan produktivitas gol yang tinggi.
Salah satu tim yang menjadi sorotan adalah Cempaga All Star FC yang diperkuat mantan pemain Tim Nasional Indonesia Vendry Mofu. Selain itu, Yonif TP 923 Mentaya FC juga menunjukkan konsistensinya setelah berhasil melewati hadangan Gagah Lurus FC.
Tidak kalah menarik, sejumlah tim seperti MHU RDA FC, BFC Mentaya FC, CBS FC, Shafa FC, Minions KTT Minamas FC, hingga Tegar FC B juga diprediksi menjadi ancaman serius bagi lawan-lawannya.
Babak 32 besar dijadwalkan mulai bergulir pada Rabu sore (17/6/2026). Pertandingan pembuka akan mempertemukan Shafa FC melawan Minions KTT Minamas FC dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim memiliki kualitas pemain yang relatif berimbang.
Sementara itu, laga kedua akan menyajikan duel antara CBS FC menghadapi Bintang Patenduk FC. Pertemuan tersebut juga diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada awal babak 32 besar karena kedua tim memiliki rekam jejak impresif sepanjang turnamen.
Juru Bicara HNR Cup 2, Adi Wahyudi, mengatakan bahwa kualitas pertandingan dipastikan akan meningkat pada fase ini. Menurutnya, seluruh tim yang berhasil bertahan hingga babak 32 besar merupakan tim terbaik yang telah membuktikan kapasitas mereka selama kompetisi berlangsung.
“Babak 32 besar ini akan semakin seru. Sebelumnya sudah ada 32 tim yang harus menghentikan langkahnya di babak 64 besar. Tim yang berhasil lolos saat ini merupakan tim-tim terbaik dan memiliki peluang menjadi juara HNR Cup 2,” ujarnya, Selasa, 16 Juni 2026.
Pria yang akrab disapa Yudi Bray 57 itu menambahkan bahwa setiap pertandingan dipastikan berlangsung lebih kompetitif karena seluruh tim kini hanya berjarak beberapa langkah menuju partai final.
Dukungan ribuan penonton yang terus memadati Stadion 29 November Sampit sejak awal turnamen juga menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.
Memasuki fase gugur, tidak hanya kualitas permainan yang menjadi penentu. Mental bertanding, kedalaman skuad, disiplin taktik, hingga kemampuan memanfaatkan peluang akan menjadi faktor penting yang menentukan tim mana yang mampu bertahan hingga akhir turnamen.
Kini, perhatian pecinta sepak bola Kotim dan Kalimantan Tengah tertuju ke Stadion 29 November Sampit. Sebab dari 32 tim yang masih tersisa, hanya satu yang nantinya akan berdiri sebagai juara HNR Cup 2 Tahun 2026 dan mengukir namanya dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar di Bumi Mentaya Habaring Hurung.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post