KUALA PEMBUANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan mendorong kepada instansi terkait maupun kepada seluruh pihak yang terlibat agar bisa meningkatkan pengembangan hutan mangrove khususnya bagi wilayah Seruyan yang berada di pesisir pantai.
“Hal ini penting dilakukan mengingat Kabupaten Seruyan sendiri memang memiliki daerah pesisir pantai, sehingga cocok untuk dilakukan pengembangan hutan mangrove baik itu untuk destinasi wisata maupun untuk kelestarian lingkungan,” kata Anggota DPRD Seruyan Masfuatun, Jum’at 21 Mei 2021.
Ia mengatakan, destinasi ekowisata mangrove yang berada di Sungai Tatah, Kecamatan Seruyan Hilir merupakan salah satu langkah yang tepat dalam mengembangkan mangrove untuk menjaga lingkungan pesisir maupun sebagai objek wisata.
Selain itu, dalam pengembangan hutan mangrove, hendaknya instansi terkait juga bisa memberdayakan masyarakat sekitar. Sebab, dengan semakin banyaknya pihak yang terlibat, maka persentase keberhasilan pengembangan mangrove ini akan lebih besar.
“Dengan keterlibatan mereka, maka kesempatannya juga akan lebih besar, misalnya saja mereka bisa diberdayakan untuk bisa melakukan perawatan terhadap mangrove yang tengah dikembangkan. Kalau sudah seperti ini, maka selain memberikan manfaat terhadap lingkungan, juga dapat memberikan peluang peningkatan kualitas ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia menambahkan, memang manfaat dari pengembangan hutan mangrove tersebut tidak bisa dirasakan secara instan, namun harus melalui beberapa proses hingga menuju keberhasilan.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post